Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 55

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meminta para gubernur, wali kota, dan bupati untuk
              turun tangan langsung dalam menyelesaikan setiap pengaduan THR yang masuk ke Posko THR
              yang  telah  dibentuk,  serta  tak  segan  memberikan  sanksi  sesuai  kewenangannya  bila  terjadi
              pelanggaran aturan THR.



              MENAKER IDA SERUKAN SANKSI TEGAS BAGI PELANGGAR ATURAN PEMBAYARAN
              THR

              MEMASUKI masa rentang waktu H-7 Lebaran, Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat aspek
              pengawasan dan penegakan hukum untuk memastikan pembayaran tunjangan hari raya (THR)
              bagi pekerja/buruh berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

              Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meminta para gubernur, wali kota, dan bupati untuk
              turun tangan langsung dalam menyelesaikan setiap pengaduan THR yang masuk ke Posko THR
              yang  telah  dibentuk,  serta  tak  segan  memberikan  sanksi  sesuai  kewenangannya  bila  terjadi
              pelanggaran aturan THR.

              "Sebelumnya kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang
              kita perkuat aspek pengawasan dan pene-

              gakan hukum terhadap pelanggaran aturan THR," kata Menaker Ida di Jakarta, Jumat (7/5).

              Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan mencatat,
              ada 1.569 laporan yang masuk di Posko THR selama kurun waktu 20 April hingga 6 Mei 2021.
              Jumlah itu terdiri atas 670 konsultasi THR dan 899 pengaduan THR.

              Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 di antaranya
              ritel, jasa keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas, alat kesehatan, serta industri
              makanan dan minuman.

              Beberapa permasalahan pembayaran THR yang diadukan antara lain THR tidak dibayar sama
              sekali, dibayar sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar
              bukan dalam bentuk uang, dan perusahaan tidak mampu karena terdampak pan-demi covid-19.

              Sementara itu, Sekjen Kemenaker, Anwar Sa-nusi, mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan
              Pengawas  Ketenagakerjaan  yang  berada  di  tingkat  pusat  dan  daerah  untuk  mengawasi
              pelaksanaan pembayaran THR.

              "Kita  langsung  menindaklanjuti  pengaduan  dalam  Posko  THR  secara  periodik,  kemudian
              langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas ketenagakerjaan untuk memerintahkan pengawas
              ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR," kata Anwar.

              "Tadi pagi Ditjen Bin-wasnaker dan K3 telah melakukan koordinasi dengan seluruh Kepala Dinas
              Ketenagakerjaan, Pengawas Ketenagakerjaan dan Mediator di seluruh Indonesia melalui virtual
              untuk mengoordinasikan langkah-langkah penegakan hukum pelaksanaan THR." tambahnya.

              Kesepakatan tertulis

              Anwar juga menyampaikan bahwa bagi perusahaan yang terdampak covid-19 dan tidak mampu
              memenuhi pembayaran THR, didorong untuk melakukan dialog untuk pelaksanaan pembayaran
              THR keagamaan dengan tetap mengacu pada peraturan perundangan.

              Dia juga mengingatkan Pengawas Ketenagakerjaan di setiap provinsi, jika terdapat perusahaan
              yang tidak mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum hari raya (H-7), harus ada kesepakatan
              tertulis bipartit antara pengusaha dan pekerja untuk jangka waktu pembayarannya.
                                                           54
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60