Page 524 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 524
Judul Kata Buruh Soal THR: Jika Tak Mampu, Bipartit dan Serahkan Laporan
Keuangan
Nama Media kumparan.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/kata-buruh-soal-thr-jika-tak-
mampu-bipartit-dan-serahkan-laporan-keuangan-1vXRqabDM2k
Jurnalis kumparan
Tanggal 2021-04-12 15:44:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Di mana di situ dinyatakan dalam surat edaran bahwa THR
tahun 2021 wajib dibayar penuh pengusaha kepada buruhnya dan dilakukan h-7 sebelum hari
raya dan tidak boleh dicicil
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Tuntutan tentang THR 2021 yang tidak dicicil ini seirama
dengan tuntutan KSPI dan buruh Indonesia yang disampaikan aksinya pada hari ini 12 April 2021
yaitu membayar THR tidak dicicil untuk 2021
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Bagi pengusaha yang tidak mampu di situ dinyatakan
berunding secara bipartit dengan perwakilan buruh atau serikat buruh dengan melampirkan
memberikan laporan pembukuan keuangan perusahaan yang merugi 2 tahun
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Bilamana itu tidak ada maka pengusaha wajib membayar THR
tahun 2021 ini secara penuh dan tidak dicicil
Ringkasan
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyambut baik Surat Edaran (SE) nomor
N/6/HK.04/IV/2021, tentang Pelaksanaan Pemberian Keagamaan tahun 2021 Bagi
Pekerja/Buruh di Perusahaan yang dikeluarkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
Fauziyah. Presiden KSPI, Said Iqbal, menegaskan adanya surat tersebut membuat pengusaha
wajib membayarkan THR secara penuh dan tepat waktu kepada pekerja.
KATA BURUH SOAL THR: JIKA TAK MAMPU, BIPARTIT DAN SERAHKAN LAPORAN
KEUANGAN
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyambut baik Surat Edaran (SE) nomor
N/6/HK.04/IV/2021, tentang Pelaksanaan Pemberian Keagamaan tahun 2021 Bagi
523

