Page 549 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 549

pengusaha  yang  telat  membayarkan  tunjangan  hari  raya  (THR)  2021  secara  penuh  sesuai
              dengan aturan yang berlaku.
              Ramidi menyebutkan, sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan aturan yang sama terkait
              sanksi pada 2020. Namun, dia menilai aturan itu tidak berjalan dengan semestinya.

              "Tunjukkan  kepada  kami  para pekerja buruh  kalau  warning  itu  akan  efektif karena  buktinya
              tahun 2020 mungkin ratusan perusahaan melanggar ketentuan itu tapi enggak diapa-apain,"
              tutur Ramidi, Senin (12/4/2021).

              Adapun  Ramidi  beserta  puluhan  buruh  lainnya  telah  menggelar  aksi  demonstrasi  di  depan
              Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, pada Senin siang.

              Mereka mengungkapkan beberapa tuntutan, salah satunya menolak pembayaran THR dicicil.

              "Teman-teman  buruh  setiap  Lebaran  itu  hanya  THR  yang  diandalkan,  setiap  tahun  kami
              harapannya hanya THR, masak mau dicicil juga," ucap Ramidi.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  pembayaran  THR  paling  lambat  7  hari
              sebelum hari raya keagamaan.

              "Terkait denda, pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada pekerja atau
              buruh dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas
              waktu kewajiban pengusaha untuk membayar," ujar Ida dalam konferensi pers secara virtual,
              Senin.

              "Sanksi administratif tersebut berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian
              sementara sebagaian atau seluruh alat produksi, dan pembekuan kegiatan usaha," kata dia.











































                                                           548
   544   545   546   547   548   549   550   551   552   553   554