Page 553 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 553

"Data yang disampaikan BP Jamsostek kepada pemerintah merupakan data peserta aktif kategori
              penerima upah atau pekerja formal dengan upah dibawah Rp 5 juta, berdasarkan upah pekerja
              yang dilaporkan dan tercatat di BP Jamsostek," jelas Agus dalam keterangannya.

              Saat ini, tambah Agus, BP Jamsostek juga sedang dalam proses mengumpulkan nomor rekening
              peserta yang memenuhi kriteria dimaksud melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.

              Pemerintah juga akan melakukan validasi ulang terkait data bantuan Rp 600.000 untuk karyawan
              swasta yang disampaikan oleh BP Jamsostek, untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran.

              Hal ini dilakukan karena sumber dana Bantuan Subsidi Upah ini berasal dari alokasi anggaran
              dari pemerintah.

              "Penerima Program Subsidi Upah ini sedikitnya berjumlah 15,7 juta pekerja yang merupakan
              peserta  aktif  BP  Jamsostek  di  seluruh  Indonesia.  Dalam  dua  hari  ini  kami  telah  berhasil
              mengumpulkan sekitar 1,5 juta rekening peserta dan akan terus meningkat," tambah Agus.

              Dirinya  berharap  pemberi  kerja  atau  perusahaan  dapat  ikut  proaktif  membantu
              menginformasikan  nomor  rekening  peserta  tersebut  sesuai  kriteria  yang  ditetapkan  oleh
              pemerintah  guna  mempercepat  proses  pengumpulan  informasi  sekaligus  pengkinian  data
              peserta.

              "Bantuan Penerima Subsidi Upah ini merupakan nilai tambah bagi pekerja yang terdaftar sebagai
              peserta aktif BP Jamsostek, selain mendapatkan perlindungan dari risiko kerja dalam bentuk
              Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKm), dan Jaminan
              Pensiun (JP)," kata Agus.

              Hoaks  Agus  menambahkan,  BP  Jamsostek  juga  menghimbau  perusahaan  yang  belum  tertib
              dalam pembayaran iuran, segera memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
              "Kami menghimbau agar perusahaan melakukan validasi tenaga kerja dengan upah di bawah Rp
              5 juta yang terdaftar di BP Jamsostek serta dan melaporkan nomor rekening mereka melalui
              aplikasi yang disiapkan oleh BP Jamsostek, sehingga pemberian Bantuan Subsidi Upah (BPJS
              Ketenagakerjaan 600 ribu) ini segera bisa disalurkan," tegas Agus.

              Ini  Syarat  Karyawan  Swasta  Dapat  Subsidi  Gaji  Rp  600.000    Menteri  Ketenagakerjaan  Ida
              Fauziyah  menyebut  syarat-syarat  yang  harus  dipenuhi  oleh  para  pekerja  atau  buruh  untuk
              mendapatkan bantuan insentif upah dari pemerintah sebesar Rp 600.000 per bulan.
              Syarat tersebut antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK.

              Kemudian, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif dibuktikan dengan
              nomor kartu kepesertaan dan peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung
              berdasarkan  upah  di  bawah  Rp  5  juta  sesuai  upah  yang  dilaporkan  kepada  BPJS
              Ketenagakerjaan.

              "Persyaratan lainnya, ialah pekerja atau buruh penerima upah, pekerja atau buruh yang bekerja
              pada pemberi kerja selain pada induk perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah,
              kecuali  nonASN,  memiliki  rekening  bank  yang  aktif,  tidak  termasuk  dalam  peserta  penerima
              manfaat program Kartu Prakerja, dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni
              2020," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).

              Ida menjelaskan, bank penyalur yang merupakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan
              langsung  menyalurkan  dana  subsidi  upah  langsung  kepada  rekening  penerima  bantuan
              pemerintah.



                                                           552
   548   549   550   551   552   553   554   555   556   557   558