Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 229

MAL TUTUP 18 HARI SELAMA PPKM DARURAT, INI TANGGAPAN PENGUSAHA

              JAKARTA, - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) resmi menetapakan Pemberlakuan Pembatasan
              Kegiatan  Masyarakat  (PPKM)  Darurat  Jawa-Bali  mulai  Sabtu  (03/07/2021)  hingga  Selasa
              (20/07/2021).

              "Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021,
              khusus di Jawa dan Bali," jelas Jokowi dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden,
              Kamis (01/07/2021).

              Keputusan tersebut diambil sebagai salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran virus
              Covid-19 yang terus meningkat dalam waktu belakangan ini.

              Jokowi  pun  menunjuk  Menteri  Koordinator  Bidang  Kemaritiman  dan  Investasi  Luhut  Binsar
              Pandjaitan sebagai koordinator pelaksanaan kebijakan tersebut.
              Salah satu dari kebijakan tersebut adalah mal atau pusat perbelanjaan dan pusat perdagangan
              ditutup sementara selama PPKM Darurat berlaku "Untuk sementara waktu sampati tanggal 20
              Juli nanti tidak ada mal yang dibuka. Semoga penutupan ini bisa menurunan angka orang yang
              terinfeksi Covid-19 hingga mendekati 10.000 jiwa," ujar Luhut.

              Sementara untuk kegiatan makan atau minum di tempat umum seperti warung makan, kafe,
              pedagang  kaki  lima  yang  ada  di  tempat  tersendiri  atau  pusat  perbelanjaan,  hanya  boleh
              menerima take-away dan tidak diperbolehkan makan di tempat (dine-in).
              Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

              Daftarkan email Kebijakan PPKM Darurat respons dari Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat
              Belanja Indonesia ( APPBI ) Alphonzus Widjaja.

              Alphonzus mengatakan, penutupan sementara ini akan membuat pusat perbelanjaan atau mal
              kembali terpuruk.
              "Dengan ditutupnya kembali operasional pusat perbelanjaan, maka akan kembali banyak pekerja
              yang dirumahkan," ujar Alphonzus kepada Kompas.com, Kamis (01/07/2021).

              Jika kondisi ini terus berkepanjangan, maka akan terjadi kembali banyak Pemutusan Hubungan
              Kerja ( PHK ).

              Menurutnya, pusat perbelanjaan akan kembali mengalami kesulitan besar yang mana sampai
              dengan saat ini masih belum bisa bangkit dari keterpurukan akibat kondisi berat pada tahun
              2020.

              Sementara pada tahun ini, pusat perbelanjaan atau mal hanya boleh beroperasi secara terbatas
              yaitu dengan kapasitas maksimal 50 persen.
              Kondisi usaha selama PPKM Darurat akan jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya dan tahun
              lalu karena hampir semua dana cadangan sudah terkuras habis.

              "Sementara dana yang ada saat ini hanya untuk bertahan saja," cetus Alphonzus.

              Dia mengatakan, pergerakan ekonomi Indonesia pada Semester I-2021 sudah tumbuh cukup
              menggembirakan. Namun, segala jerih payah yang telah diusahakan selama ini akan kembali
              sia-sia dan kembali terpuruk atau terganggu.

              "Sehingga,  hampir  dapat  dipastikan  bahwa  akan  sulit  untuk  mencapai  target-terget
              perekonomian yang telah ditetapkan untuk tahun ini," tambah dia.

                                                           228
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234