Page 224 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 224
Judul APPBI DKI Terpaksa PHK Karyawan Akibat PPKM Darurat
Nama Media sinarharapan.co
Newstrend PPKM Darurat
Halaman/URL https://www.sinarharapan.co/metropolitan/read/42287/
appbi_dki_terpaksa_phk_karyawan_akibat_ppkm_darurat
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-07-02 14:11:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Ellen Hidayat (Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI) Sejumlah gerai
terpaksa harus merumahkan para karyawan akibat terbatasnya gerai yang diizinkan beroperasi
positive - Ellen Hidayat (Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI) Dengan adanya
PPKM Darurat tersebut, tentunya mereka dan pusat belanja harus merumahkan para
karyawannya atau melakukan pengurangan tenaga kerja
neutral - Ellen Hidayat (Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI) Memang sangat
tidak efisien dari segi biaya operasional, karena umumnya letak gerai F&B misalnya, tidak pada
satu lantai. Namun kami juga terpaksa harus beroperasi untuk memberikan kesempatan kepada
masyarakat yang masih membutuhkan produk esensial
Ringkasan
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI secara terbuka menyatakan terpaksa
melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan saat berlakunya
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada 3-20 Juli 202. Ketua APPBI DKI, Ellen
Hidayat, mengatakan bahwa sejumlah gerai terpaksa harus merumahkan para karyawan akibat
terbatasnya gerai yang diizinkan beroperasi.
APPBI DKI TERPAKSA PHK KARYAWAN AKIBAT PPKM DARURAT
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI secara terbuka menyatakan
terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan saat
berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada 3-20 Juli 202.
"Sejumlah gerai terpaksa harus merumahkan para karyawan akibat terbatasnya gerai yang
diizinkan beroperasi," kata Ketua APPBI DKI Ellen Hidayat di Jakarta, Jumat (2/7/2021).
223

