Page 221 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 221

Selain itu, tantangan dan kendala yang lain adalah soal tes PCR dan pemberian vaksin untuk
              penempatan  pekerja  migran  di  masa  pandemi. Hal  ini  dinilai  perlu  perhatian  karena  adanya
              beberapa persyaratan khusus dari negara tujuan kerja.

              "Berikutnya masalah PCR dan vaksin, kami perlu lebih masif karena penempatan pekerja migran
              ke luar negeri menjadi alternatif untuk mengurangi tingkat pengangguran. Tapi tes PCR dan
              vaksin menjadi persyaratan utama. Dan ada beberapa negara yang hanya menerima pekerja
              migran dengan jenis vaksin tertentu," jelas Suhartono.

              Menanggapi  hal  tersebut,  Moeldoko  menyatakan  akan  mengatur  beberapa  komunikasi  dan
              pertemuan dengan berbagai pihak yang terkait. Terutama terkait vaksin, ia menilai hal tersebut
              sangat mungkin dilakukan dengan baik saat ini.

              "Terkait PCR dan vaksin menurut saya tidak susah, karena kita memang sudah ada program
              vaksinasi. Misalnya perlu vaksin tertentu untuk negara tertentu, nanti akan kita carikan. Misalnya
              untuk ke Eropa perlu vaksin Pfizer, ya nanti akan kita carikan," tegas Moeldoko.
              Namun, Moeldoko menyatakan perlu adanya pengaturan jadwal, dan data yang lengkap untuk
              pekerja migran yang akan divaksinasi. Hal itu agar proses vaksin dan jadwal keberangkatan bisa
              terpantau dengan baik.

              "Vaksin kan ada jedanya untuk dua dosis, nah ini perlu waktu. Jangan sampai vaksin berikutnya
              kedodoran.  Perlu  ada  timeline  yang  pasti.  Perlu  ada  data  siapa,  kapan,  mau  kemana,  dan
              vaksinnya  apa.  Kita  bisa  bekerja  sama  dengan  Kementerian  Kesehatan  dalam  hal  ini,"  jelas
              Moeldoko.













































                                                           220
   216   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226