Page 217 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 217
Judul KSP Dorong Pelatihan Calon Pekerja Migran Lewat Kartu Prakerja
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Pelatihan Pekerja Migran
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/ekonomi/416052/ksp-dorong-pelatihan-
calon-pekerja-migran-lewat-kartu-prakerja
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-07-02 16:45:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan) Yang pertama tentang Kartu Prakerja, saya
sudah panggil PMO. Pada dasarnya, seharusnya bisa dilakukan kerja sama dengan Kemenaker,
dengan syarat menggunakan platform Kartu Prakerja
positive - Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan) Nanti akan dikomunikasikan, kalau perlu kami
pertemukan Kemenaker dengan manajemen Kartu Prakerja
positive - Suhartono (Direktur Jenderal Binapenta dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker)
Kami perlu lebih masif karena penempatan pekerja migran ke luar negeri menjadi alternatif untuk
mengurangi tingkat pengangguran. Tapi tes PCR dan vaksin menjadi persyaratan utama. Dan
ada beberapa negara yang hanya menerima pekerja migran dengan jenis vaksin tertentu
positive - Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan) Terkait PCR dan vaksin menurut saya tidak
susah, karena kita memang sudah ada program vaksinasi. Misalnya perlu vaksin tertentu untuk
negara tertentu, nanti akan kita carikan. Misalnya untuk ke Eropa perlu vaksin Pfizer, ya nanti
akan kita carikan
positive - Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan) Vaksin kan ada jedanya untuk dua dosis, nah ini
perlu waktu. Jangan sampai vaksin berikutnya kedodoran. Perlu ada timeline yang pasti. Perlu
ada data siapa, kapan, mau kemana, dan vaksinnya apa? Kita bisa bekerja sama dengan
Kementerian Kesehatan dalam hal ini
Ringkasan
KANTOR Staf Presiden (KSP) mendorong adanya agenda pelatihan melalui program Kartu
Prakerja bagi para calon pekerja migran Indonesia (PMI). Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko
menilai hal tersebut perlu dilakukan demi meningkatkan kualitas para calon PMI sebelum
akhirnya ditempatkan di suatu negara.
216

