Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 215

Judul               Menaker Canangkan Tahun Pemagangan, FSPMI: Rawan
                                    Penyalagunaan
                Nama Media          tempo.co
                Newstrend           Program Magang
                Halaman/URL         https://bisnis.tempo.co/read/1478979/menaker-canangkan-tahun-
                                    pemagangan-fspmi-rawan-penyalagunaan
                Jurnalis            Caesar Akbar
                Tanggal             2021-07-02 16:51:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              neutral - Riden Hatam Aziz (Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)) Dalam
              ketentuannya, peserta pemagangan hanya mendapatkan uang saku. Tetapi tak jarang mereka
              dipekerjakan selayaknya pekerja. Mereka bekerja delapan jam sehari atau 40 jam seminggu,
              bahkan ada yang diwajibkan untuk ikut lembur


              Ringkasan

              Presiden  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia  (FSPMI)  Riden  Hatam  Aziz  menanggapi
              Menteri  Ketenagakerjaan  atau  Menaker  Ida  Fauziyah  yang  mencanangkan  tahun  2021-2022
              sebagai the Year of Apprenticeship alias Tahun Magang. Menurut Riden, praktik pemagangan
              rawan disalahgunakan. Peserta magang, tutur dia, seringkali dipekerjakan sebagaimana pekerja
              pada umumnya tetapi dengan tingkat kesejahteraan yang ala kadarnya.



              MENAKER CANANGKAN TAHUN PEMAGANGAN, FSPMI: RAWAN PENYALAGUNAAN

              Presiden  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia  (FSPMI)  Riden  Hatam  Aziz  menanggapi
              Menteri  Ketenagakerjaan  atau  Menaker  Ida  Fauziyah  yang  mencanangkan  tahun  2021-2022
              sebagai the Year of Apprenticeship alias Tahun Magang.

              Menurut  Riden,  praktik  pemagangan  rawan  disalahgunakan.  Peserta  magang,  tutur  dia,
              seringkali  dipekerjakan  sebagaimana  pekerja  pada  umumnya  tetapi  dengan  tingkat
              kesejahteraan yang ala kadarnya.

              “Dalam ketentuannya, peserta pemagangan hanya mendapatkan uang saku. Tetapi tak jarang
              mereka  dipekerjakan  selayaknya  pekerja.  Mereka  bekerja  delapan  jam  sehari  atau  40  jam
              seminggu,  bahkan  ada  yang  diwajibkan  untuk  ikut  lembur,”  kata  Riden  dalam  keterangan
              tertulis, Jumat, 2 Juli 2021.



                                                           214
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220