Page 563 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 563

Sedangkan  Madi  Apriadi,  Akademisi  UIN  Raden  Fatah  Palembang  mengatakan,  kebijakan
              Menaker menyiapkan posko pengaduan soal THR di tingkat nasional hingga ke kabupaten kota
              tentu  ini  adalah  kebijakan  yang  patut  diapresiasi  karena  ini  adalah  salah  satu  bentuk
              keberpihakan pemerintah kepada buruh dan karyawan.

              "Namun jangan hanya sebatas posko pengaduan akan tetapi pemerintah harus mempersiapkan
              sanksi yang tegas buat perusahaan-perusahan yang nakal tentu dengan sangsi yang sesuai dan
              adil," ucapnya. Nanti jika ada buruh atau karyawan yang THRnya terlambat atau bahkan tidak
              dibayar oleh perusahaan kata Madi, jangan ragu untuk melaporkan ke posko pengaduan masalah
              THR ini sehingga hak-hak para buruh dan karyawan terpenuhi tepat waktu.

              pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja membentuk posko pengaduan THR disikapi
              pemerintah daerah di Sumsel. Pemkot Palembang melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang,
              telah membentuk posko untuk pelaporan Tunjangan Hari Raya (THR).

              "Poskonya di kantor Disnaker. Jadi kalau ada yang ingin melapor terkait pemberian THR silahkan.
              Ada juga hotline khusus untuk pelaporan langsung ke tim yang dibentuk. Bisa lihat di kantor
              Disnaker," kata Sekda Palembang, Ratu Dewa, Kamis (22/04/2021).

              Dewa menegaskan, sesuai dengan anjuran pemerintah pusat, maka pelaku usaha diminta untuk
              membayarkan THR kepada karyawannya.
              "Besarannya disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan. Kalau mampu satu bulan gaji,
              akan  sangat  baik.  Namun,  mengingat  sekarang  masih  masa  pandemi,  ekonomi  juga  baru
              bertumbuh lagi, jadi disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan," kata dia.

              Untuk ASN dan Non ASN, sambung Dewa, juga akan diupayakan menerima THR. "Namun kita
              belum tahu apakah seperti tahun lalu hanya 50 persen atau penuh dibayarkan, masih menunggu
              petunjuk dan keuangan juga," ujarnya.

              Terpisah,  Dinas  Ketenagakerjaan  Kabupaten  Muara  Enim,  juga  sudah  membuka  posko
              pengaduan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 bagi pekerja. Dibukanya posko
              terkait pembayaran THR 2021 tersebut untuk menampung aspirasi pekerja atau buruh jika ada
              perusahaan  yang  melanggar  surat  edaran  Kementerian  Ketenagakerjaan  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang pelaksanaan pemberian THR.
              "Sesuai  surat  edaran  Kemnaker,  Dinas  Ketenagakerjaan  Kabupaten  Muara  Enim  telah
              mensosialisasikan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara
              Enim memalalui surat edaran. Tujuannya untuk mengawasi terkait pembayaran THR 2021," ujar
              Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  Kabupaten  Muara  Enim  Hj  Herwati  SH  MH  melalui  Kabid
              Hubungan Industrial Drs Harry Murtiyono, Kamis (22/04/2021).

              Dijelaskannya, fungsi posko pengaduan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2021
              menampung  dan  mencarikan  solusi  bagi  pekerja.  Pihaknya  juga  menghimbau  kepada
              perusahaan-perusahaan pembayaran THR pekerja atau buruh paling lambat tujuh hari sebelum
              hari raya (H-7).

              "Pembayaran  THR  oleh  perusahaan  kepada  pekerja  atau  buruh  dilaksanakan  secara  penuh
              dengan  batas  waktu  maksimal  H-7  sebelum  hari  raya.  Namun  apabila  terjadi  kendala
              pembayaran THR paling lambat H-1 atau setelah hari raya dengan catatan ada kesepakatan
              dengan pekerja," jelasnya.

              Jika  ada  pengaduan  dari  pekerja  terkait  pembayaran  THR,  kata  dia,  Dinas  Ketenagakerjaan
              Kabupaten  Muara  Enim akan  memfasilitasi  dan  mencarikan  solusi  dengan  mewajibkan  pihak
              perusahaan  berdialog  dengan  pekerja  untuk  mencapai  kesepakatan.  "Biasanya  masuknya


                                                           562
   558   559   560   561   562   563   564   565   566