Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 95
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan, Posko THR 2021 mencatat, sudah ada
194 laporan terkait pembayaran THR selama periode 20-23 April 2021. Jumlah tersebut terbagi
dari 119 konsultasi THR dan 75 pengaduan THR.
"Setiap ada laporan yang masuk ke posko melalui PTSA, call center maupun secara online pasti
segera kita tindaklanjuti. Kita juga berkoordinasi dengan dinas-dinas tenaga kerja untuk
mempercepat penanganan laporan THR," kata menaker Ida di kantornya, Jakarta, Minggu 25
April 2021.
Ida menegaskan, pihaknya akan langsung menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Hal itu
dilakukan oleh tim penanganan dari Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos), serta Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker.
"Jadi pekerja/buruh, manajeman perusahaan ataupun masyarakat umum yang butuh informasi,
konsultasi, atau punya masalah terkait THR langsung saja datang ke PTSA dengan menerapkan
protokol Kesehatan. Bisa juga melalui pengaduan online bantuan.kemnaker.go.id dan call center
1500 630. Yang pasti, setiap laporan yang masuk langsung kami tindaklanjuti," tambahnya.
Lebih lanjut Ida mengatakan, Posko THR Keagamaan 2021 tidak hanya dibentuk di pusat, tetapi
juga ada di daerah baik di tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota. Posko itu dibuat untuk
memastikan pelaksanaan koordinasi menjadi lebih efektif, khususnya terkait penanganan
pengaduan.
Ida menjelaskan, Posko THR 2021 juga melibatkan Tim Pemantau dari unsur Serikat Pekerja
atau Serikat Buruh, serta dari unsur Organisasi Pengusaha yang duduk dalam keanggotaan
Dewan Pengupahan Nasional.
"Tim pemantau ini bertugas memantau jalannya Posko THR 2021, sekaligus memberikan saran
dan masukan kepada Tim Posko mengenai pelaksanaan tugas Posko THR 2021," ungkapnya.
Dia pun berharap, dengan adanya posko ini, pelayanan pihaknya dapat berjalan dengan tertib
dan efektif. Sesuai mekanisme dan ketentuan perundangan, serta menjadi solusi yang
diharapkan dapat memuaskan para pihak, yaitu pekerja dan pengusaha.
94

