Page 425 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 425
Judul Menko Airlangga: Progres RUU Cipta Kerja 70 Persen
Nama Media bisnis.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20200814/9/1279461/menko-
airlangga-progres-ruu-cipta-kerja-70-persen
Jurnalis Feni Freycinetia Fitriani
Tanggal 2020-08-14 18:17:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan pembahasan
Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja masih terus berlangsung.
MENKO AIRLANGGA: PROGRES RUU CIPTA KERJA 70 PERSEN
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan
pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja masih terus
berlangsung.
"Progres [pembahsan] RUU Cipta Kerja sudah mencapai 70 persen," katanya dalam konferensi
pers RAPBN dan Nota Keuangan 2021 secara virtual, Jumat (14/8/2020).
Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengatakan DPR RI berkomitmen untuk kembali membahas
Omnibus Law RUU Cipta Kerja dalam waktu dekat. Hal itu, lanjutnya, sudah diungkapkan oleh
Ketua DPR RI Puan Maharani saat pidato pembukaan masa sidang di Gedung DPR/DPD/MPR,
Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.
Airlangga menuturkan pembahasan saat ini sudah cukup tinggi seiring disepakatinya beberapa
isu krusial dalam RUU Cipta Kerja antara komponen tri partit.
"Permasalahan krusial ada yang disepakati, terkait ketenagakerjaan oleh pengusaha dan
pemerintah. Rapat dipimpin Menteri Ketenagakerjaan [Ida Fauziah]," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah siap menggunakan Omnibus Law
perpajakan untuk mendorong investasi dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional
pascapandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan Presiden RI saat membacakan Nota Keuangan
RAPBN 2021 di Gedung MPR/DPR Senayan, Jumat (14/8/2020).
"Selain itu, penerapan omnibus law perpajakan dan pemberian berbagai insentif perpajakan yang
tepat dan terukur diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi dan daya saing nasional,
mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19, serta memacu transformasi
ekonomi," katanya..
424

