Page 97 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 97
Judul RI Kebanjiran Baja Impor, Puluhan Ribu Buruh Terancam PHK
Nama Media detik.com
Newstrend Tenaga Kerja Industri Baja
Halaman/URL https://finance.detik.com/industri/5342679/ri-kebanjiran-baja-impor-
puluhan-ribu-buruh-terancam-phk
Jurnalis Anisa Indraini
Tanggal 2021-01-21 12:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Kami terima laporan yang bekerja di industri baja, teman-
teman buruh yang datang menemui kami menyampaikan ada potensi dan ancaman puluhan ribu
bahkan tidak menutup kemungkinan ratusan ribu buruh yang bekerja di industri baja itu akan
terancam PHK bilamana industri atau perusahaan baja ini di tengah pandemi COVID-19 tidak
dilindungi oleh negara dalam hal ini pemerintah
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Ini perusahaan raksasa terutama Gunung Raja Paksi Grup,
Gunung Garuda itu catatan kami anggota KSPI di sana dari jumlah karyawan sekitar 5.000 lebih,
itu setengahnya hampir 2.500-3.000 orang adalah anggota KSPI, karyawan tetap, bayangkan
yang sudah bekerja puluhan tahun jumlah karyawan yang bekerja di industri baja
positive - Said Iqbal (ketua KSPI) Kami meminta para menteri khususnya Menko Perekonomian,
Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Ketenagakerjaan dan menteri terkait
lainnya bisa memastikan semua regulasi yang mempersulit para dunia industri atau kalangan
pengusaha di tengah pandemi COVID-19 ini harus diberlakukan dalam kondisi upnormal, nggak
bisa seperti dalam kondisi normal
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Alhamdulillah sampai hari ini kata teman-teman Gunung
Garuda, Ispatindo yang jadi anggota KSPI belum ada PHK terhadap karyawan tetap
Ringkasan
Indonesia digempur oleh baja impor dari China. Hal itu membuat industri baja dalam negeri bisa
kalah saing dan terancam gulung tikar. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
Said Iqbal mengatakan hal itu membuat puluhan bahkan ratusan ribu buruh di industri baja
terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena produksi yang terus menurun. Tentu
masyarakat yang terdampak akan semakin menderita di tengah pandemi COVID-19.
96

