Page 101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 101
Judul Banjir Baja Impor dari China, 100.000 Pekerja Terancam PHK
Nama Media merdeka.com
Newstrend Tenaga Kerja Industri Baja
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/banjir-baja-impor-dari-china-100000-
pekerja-terancam-phk.html
Jurnalis Sulaeman
Tanggal 2021-01-21 11:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Baja impor terutama dari China dijual sangat murah di
Indonesia. Jika dibiarkan, industri baja nasional akan bangkrut dan 100 ribu karyawan terancam
PHK massal
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Perekonomian semakin terpuruk. Tenaga kerja yang sebagian
besar masyarakat menengah ke bawah semakin menjerit. Efek dominonya luar biasa
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Tersebar di berbagai perusahaan seperti Krakatau Steel,
Gunung Raja Paksi, Ispatindo, Master Steel, dan lain-lain. Dan semua ikut terancam
positive - Said Iqbal (ketua KSPI) Makanya, semua pihak harus membela industri dalam negeri
neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) Pemerintah harus berani mengambil sikap dan terobosan untuk
membantu agar industri dalam negeri tetap bertahan. Jangan lupa, di balik industri terhadap
tenaga kerja yang akan menjerit jika di-PHK
Ringkasan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mencatat ada sekitar 100 ribu
tenaga kerja atau buruh yang terancam PHK. Menyusul adanya serbuan baja murah asal China
yang membanjiri Indonesia sehingga membuat industri baja dalam negeri kalah bersaing dan
terancam gulung tikar. "Baja impor terutama dari China dijual sangat murah di Indonesia. Jika
dibiarkan, industri baja nasional akan bangkrut dan 100 ribu karyawan terancam PHK massal,"
jelas Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam jumpa pers di
Jakarta, Kamis (21/1).
BANJIR BAJA IMPOR DARI CHINA, 100.000 PEKERJA TERANCAM PHK
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mencatat ada sekitar 100 ribu
tenaga kerja atau buruh yang terancam PHK. Menyusul adanya serbuan baja murah asal China
100

