Page 1201 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1201

"Kondisi dunia usaha saat ini yang sudah ngos-ngosan untuk mampu bertahan, sangat tidak
              memungkinkan menaikkan upah," kata Sarman di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
              Selasa,  27  Oktober  2020  -  10:09  Sarman  menambahkan,  saat  ini  cash  flow  di  dunia  sudah
              mengkhawatirkan.  Jika  dalam  kondisi  seperti  ini  ada  kenaikan  upah,  maka  pengusaha  akan
              melakukan rasionalisasi yang lebih ketat, misalnya melakukan PHK yang semakin banyak dan
              tahun depan tidak menambah karyawan baru.

              Sarman  pun  menilai  kebijakan  Ida  ini  sudah  sesuai  dengan  rumusan  atau  formula  yang
              ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015.

              Kamis, 22 Oktober 2020 - 00:10 Di dalamnya, kata dia, di atur UMP (upah minimum provinsi)
              tahun berjalan ditambah memperhitungkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional 2020.
              Jika  dihitung  malah  minus  dan  seharusnya  UMP  turun.  "Tapi  'kan  tidak  mungkin  UMP
              diturunkan," ujarnya.

              Sementara  itu  Wakil  Ketua  Kadin  (Kamar  Dagang  dan  Industri)  Bidang  Perdagangan  Benny
              Soetrisno menyampaikan hal yang sama. Ia menilai keputusan Ida ini memberikan napas bagi
              pengusaha  setelah  2020.  "(Saat  ini)  separuh  tahun,  income  hampir  enggak  ada,  tapi  tetap
              membayar karyawan walaupun di rumah kan," kata dia.

              Sabtu,  17  Oktober  2020  -  17:44  Sebab  kalau  dilakukan  PHK  (pemutusan  hubungan  kerja),
              perusahaan juga tidak mampu membayar pesangonnya. Sehingga Benny berharap pada 2021
              pasar  atau  permintaan  mulai  kembali  normal.  Walaupun,  persaingan  dari  sisi  supply  akan
              meningkat tinggi. "Hampir semua negara mulai meningkat aktivitas produksi dan supply-nya,"
              kata Benny.

              Di  sisi  lain,  kelompok  buruh  memprotes  keputusan  Ida  ini.  Ida  pun  dinilai  tidak  memiliki
              sensitivitas atau kepekaan terhadap nasib buruh. "Hanya memandang kepentingan pengusaha
              semata," kata Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Said Iqbal.
              Sebelumnya  Menaker  Ida  Fauziyah  menerbitkan  Surat  Edaran  (SE)  Menaker  Nomor
              M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa Pandemi COVID-
              19. "Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi COVID-19 dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional," kata Ida di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
              Ida  meminta  gubernur  melakukan  tiga  kebijakan  di  daerah  mereka.  Salah  satunya  yaitu
              melakukan penyesuaian penetapan UMP (upah minimum provinsi) 2021 sama dengan nilai upah
              minimum 2020.

              (dni).






















                                                          1200
   1196   1197   1198   1199   1200   1201   1202   1203   1204   1205   1206