Page 1217 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1217

Atas dasar hal tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meminta kepada para gubernur
              di seluruh Indonesia untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021
              sama  dengan  nilai  Upah  Minimum  tahun  2020.  Dengan  kata  lain,  tidak  ada  kenaikan  Upah
              Minimum di tahun depan.

              Akun media sosial (medsos) sejumlah pramugari Garuda Indonesia, diramaikan oleh pernyataan
              pamitan dari pekerjaannya. Selain di instastory, pernyataan senada itu viral disampaikan di akun
              TikTok. Unggahan konten senada, ramai sejak Senin (26/10).

              Jumlah pekerja yang diberhentikan, disebut-sebut mencapai ratusan. Hal itu dinyatakan pemilik
              sebuah akun TikTok. "790 karyawan Garuda di- PHK hari ini termasuk aku. Semangat temen-
              temen, udah dirumahkan 6 bulan tanpa digaji eh malah dilepas kaya begini," tulis pemilik akun
              TikTok  lainnya,  sambil mengunggah  foto-foto  dan  video  saat  bertugas sebagai  pramugari di
              Garuda Indonesia.

              Direktur  Utama  PT  Garuda  Indonesia  (Persero)  Tbk,  Irfan  Setiaputra,  menjelaskan  pihaknya
              memang  memutus  kontrak  700-an  pekerja  berstatus  tenaga  kontrak.  Langkah  itu  diambil,
              setelah sebelumnya para pekerja kontrak tersebut dirumahkan tanpa digaji (unpaid leave).

              Dia mengakui langkah berat itu terpaksa diambil, karena dampak pandemi COVID-19 belum juga
              mereda. Hal ini berimbas pada turunnya demand layanan penerbangan.
              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  mengumumkan  bahwa  penyaluran  Bantuan
              Langsung Tunai atau BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 dilakukan pada awal November 2020.

              Hingga  19  Oktober  2020,  pemerintah  telah  menyalurkan  subsidi  gaji  untuk  pekerja  dengan
              pendapatan di bawah Rp 5 juta kepada 12.166.471 orang atau 98,09 persen dari target penerima
              12,4 juta orang.

              Dari  12.166.471  orang  penerima  BSU  dirinci  menjadi  tahap  I  tersalurkan  kepada  2.485.687
              penerima  (99,43  persen),  tahap  II  2.981.531  penerima  (99,38  persen),tahap  III  sebanyak
              3.476.120 penerima (99,32 persen), tahap IV sebanyak 2.620.665 penerima (94,09 persen) dan
              tahap V sebanyak 602.468 penerima (97,39 persen).

              Penyaluran  BLT  Subsidi  Gaji  sendiri  dibagi  menjadi  dua  termin  dengan  masing-masing  akan
              disalurkan  Rp  1,2  juta.  Setelah  penyaluran  termin  pertama  usai,  maka  Kemnaker  akan
              memproses termin kedua.

              PHK Pramugari Pekerja Berita Populer 1603839677087794657 0 0 2020 (c) PT Dynamo Media
              Network Version 1.1.304.























                                                          1216
   1212   1213   1214   1215   1216   1217   1218   1219   1220   1221   1222