Page 1219 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1219

positive - Ida Fauziyah (Menaker) Ada dua rekomendasi usulan itu. Tiba-tiba ada Surat Edaran
              yang menyatakan upah tahun 2021 tidak naik
              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Atinya menaker hanya mementingkan usulannya Apindo saja.
              Ini yang buruh tidak pernah harapkan. Mestinya menaker mengakomodir kepentingan buruh
              juga. Eggak boleh sepihak ini namanya tidak adil

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Saya beri contoh dua saja. Pertama, kesehatan dan makanan.
              Sektor itu kan tidak terkena dampak. Harusnya Surat Edaran itu, jangan dong pukul rata pada
              semua sektor

              positive - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
              Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
              lagi turun, tentu sangat berat

              positive - Tribunnews (Gubernur) Saya menilai SE Menaker tersebut adalah sebuah imbauan,
              dan bukan sebuah regulasi yang wajib dipatuhi Gubernur

              positive - Tribunnews (Gubernur) Mengacu pada UU No. 13 Tahun 2003 atau pun UU Cipta Kerja,
              yang memiliki hak prerogative menetapkan UM adalah gubernur, sehingga bisa saja gubernur
              menetapkan UM tidak sesuai dengan SE Menaker

              positive - Timboel Siregar (Pengamat Ketenagakerjaan) Ini biasa terjadi dari tahun ke tahun

              positive  -  Timboel  Siregar  (Pengamat  Ketenagakerjaan)  Saya  kira  penambahan  4  item  KHL
              dengan menurunkan kualitas beberapa item KHL yang lama adalah tidak tepat, dan ini tidak
              obyektif melihat kondisi riil di masyarakat

              positive  -  Said  Iqbal  (Presiden  KSPI)  Menaker  tidak  memiliki  sensitivitas  nasib  buruh,  hanya
              memandang kepentingan pengusaha semata


              Ringkasan


              Secara terbuka, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat
              sangat  kecewa  terhadap  isi  surat  edaran  Menakertrans  Ida  Fauziyah  yang  ditafsirkannya
              menyatakan tidak ada kenaikan upah minimum untuk buruh tahun 2021.

              Mirah Sumirat menilai jika upah minimum 2021 tidak naik, hal itu akan berimbas fatal bagi buruh
              hingga masyarakat yang memiliki usaha mikro kecil menengah.



              RAGAM KEKECEWAAN SERIKAT BURUH DAN SE UPAH MINIMUM 2021
              MENAKERTANS YANG DITUDING MISKINKAN PEKERJA

              Secara terbuka, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat
              sangat  kecewa  terhadap  isi  surat  edaran  Menakertrans  Ida  Fauziyah  yang  ditafsirkannya
              menyatakan tidak ada kenaikan upah minimum untuk buruh tahun 2021.

              Mirah Sumirat menilai jika upah minimum 2021 tidak naik, hal itu akan berimbas fatal bagi buruh
              hingga masyarakat yang memiliki usaha mikro kecil menengah.
              "Artinya kalau betul tafsirannya surat edaran Menaker tidak ada kenaikan upah minimum 2021
              maka  ini  fatal  kalau  menurut  saya  bagi  serikat  buruh,"  ujar  Mirah  ketika  dihubungi
              Tribunnews.com, Selasa (27/10/2020).

                                                          1218
   1214   1215   1216   1217   1218   1219   1220   1221   1222   1223   1224