Page 1396 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1396

Namun  begitu,  Menteri  PAN-RB  Tjahjo  Kumolo  mengimbau  agar  para  abdi  negara  tidak
              bepergian  jauh  saat  libur  panjang  ini.  Tujuannya  agar  momen  ini  tidak  menjadi  penyebab
              melonjaknya angka positif COVID-19.

              Bagaimana dengan pegawai swasta? Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan libur di
              cuti bersama bagi pekerja di sektor swasta sifatnya fakultatif. Maksudnya, libur atau tidaknya
              pekerja ditentukan sesuai dengan kesepakatan pengusaha dan para pekerjanya.

              "Cuti bersama bagi sektor swasta itu fakultatif, maka pelaksanaannya sesuai kesepakatan serikat
              pekerja  dan  pengusaha dengan  mempertimbangkan  kebutuhan  masing-masing  perusahaan,"
              kata Ida dalam keterangannya, dikutip detikcom pada Selasa (27/10/2020).

              Ida menjelaskan perusahaan dan pekerja bisa berunding untuk menentukan apakah akan ada
              libur atau tidak, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.

              Dia melanjutkan bagi perusahaan yang tidak meliburkan pekerjanya saat cuti bersama tidak akan
              dikenai sanksi atau denda. Menurutnya, libur cuti bersama juga tidak wajib.

              "Karena fakultatif, maka tidak wajib dan tidak ada denda," ucap Ida.

              Namun  dia  menyatakan,  perusahaan  yang  mempekerjakan  karyawannya  selama  libur  cuti
              bersama, maka harus memberikan upah lembur.

              "Apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama, tapi ternyata pekerja harus masuk kerja, maka
              berlaku upah lembur," kata Ida.

              Adapun,  pekerja  yang  diberikan  libur  pada  cuti  bersama,  maka  hak  cuti  tahunannya  akan
              dikurangi. Sementara pekerja yang bekerja pada hari cuti bersama, maka hak cuti tahunannya
              tidak berkurang dan harus mendapatkan bayaran upah seperti hari kerja biasa.










































                                                          1395
   1391   1392   1393   1394   1395   1396   1397   1398   1399   1400   1401