Page 1400 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1400

positive - Said Iqbal (Presiden KSPI) Aksi nasional kami ini akan membawa 2 agenda, yakni
              membatalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja dan harus ada kenaikan upah minimum 2021 untuk
              menjaga daya beli masyarakat

              negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Di mana seiring dengan penolakan Omnibus Law, buruh
              juga akan menyuarakan agar upah minimum 2021 tetap naik. Sehingga aksi-aksi akan semakin
              besar

              negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Sebagai contoh, di DKI Jakarta, kenaikan upah minimum
              dari tahun 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen, padahal pertumbuhan ekonomi tahun
              1998 minus 17,49%. Begitu juga dengan upah minimum tahun 1999 ke 2000, upah minimum
              tetap naik sekitar 23,8%, padahal pertumbuhan ekonomi tahun 1999 minus 0,29%

              negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Terakhir, tidak semua perusahaan kesulitan akibat pandemi
              Covid-19. Oleh karena itu, kami meminta kebijakan kenaikan upah dilakukan secara proporsional



              Ringkasan

              Pemerintah  Provinsi  DKI  Jakarta  menegaskan  bahwa  pihaknya  menghormati  keputusan
              pemerintah  pusat  terkait  upah  minimun  provinsi  (UMP)  Tahun  2021.  Pemprov  DKI  siap
              melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat soal penetapan UMP Tahun 2021.



              UPAH MINIMUM 2021 TIDAK NAIK, INI SIKAP PEMPROV DKI

              Pemerintah  Provinsi  DKI  Jakarta  menegaskan  bahwa  pihaknya  menghormati  keputusan
              pemerintah  pusat  terkait  upah  minimun  provinsi  (UMP)  Tahun  2021.  Pemprov  DKI  siap
              melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat soal penetapan UMP Tahun 2021.

              "Kita hormati keputusan (soal UMP) yang diambil sementara, keputusannya seperti tahun lalu,
              itu yang kita hormati, kita hargai, kita laksanakan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza
              Patria di Balai Kota, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

              Ariza, sapaan akrabnya, mengatakan pemerintah pusat melalui Menteri Ketenagakerjaan telah
              mengambil  keputusan  soal  UMP  sesuai  dengan  kewenangannya.  Menurut  Ariza,  keputusan
              pemerintah pusat tersebut diambil berdasarkan pertimbangan matang dan cermat.

              "Namun,  tidak  berarti  kita  menutup  komunikasi,  tidak  berarti  setiap  keputusan  yang  sudah
              diambil  kemudian  tidak  ada  dialog,  diskusi,  silakan  saja  kalau  ada  dialog,  diskusi,  silakan
              diperkenankan," tandas Ariza.

              Karena  itu,  kata  Ariza,  Pemprov  DKI  tetap  terbuka  untuk  berdialog  dan  berdiskusi  dengan
              masyarakat khsusunya para pekerja atau buruh soal besaran UMP di DKI Jakarta. Pihaknya, kata
              Ariza memahami harapan besar dari para buruh agar UMP tahun 2021 mengalami peningkatan
              dibandingkan tahun 2020 ini.


              "Apabila ada teman-teman dari buruh yang keberatan, kemudian ingin ada peningkatan, silakan
              sampaikan argumentasinya nanti kita akan sampaikan (ke pemerintah pusat)," pungkas Ariza.

              Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang
              ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia. Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur
              tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019
              (Covid-19).


                                                          1399
   1395   1396   1397   1398   1399   1400   1401   1402   1403   1404   1405