Page 1461 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1461
Judul UMP 2021: Buruh Jabar Minta Upah Tetap Naik
Nama Media bandung.bisnis.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://bandung.bisnis.com/read/20201027/550/1310537/ump-2021-
buruh-jabar-minta-upah-tetap-naik
Jurnalis Wisnu Wage Pamungkas
Tanggal 2020-10-27 19:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar) Pemerintah sudah sejak awal
menggulirkan opini itu, menggiring opini itu supaya rakyat, khususnya kaum buruh memaklumi
kalau upah buruh 2021 tidak naik, akan disamakan dengan upah tahun 2020. Artinya apa ?
Pemerintah tidak pro rakyat, tidak pro buruh sebenarnya masalah seperti ini bukan pertama kali
kita pernah krisis 98. Upah naik tidak masalah
neutral - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar) Pemerintah tetap menaikkan upah
buruh sebagai jaring pengaman yaitu upah minimum baik UMP, UMK dan UMSK sebagai jaring
pengamanan
negative - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar) Kami menolak isi surat edaran
tersebut, itu pasti akan memperlemah daya beli kaum buruh dan rakyat, karena upah buruh
dibelanjakan untuk pedagang, ojek, untuk mengontrak rumah dibelanjakan lagi kalau daya beli
(buruh) melemah tentu masyarakat lain juga melemah
negative - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) UU Cipta Kerja itu cacat formal
dari jumlah halamannya, artinya menandakan bahwa terjadi kekacauan dan DPR tidak siap
melakukan pengesahan. Kami melakukan mosi tidak percaya kepada DPR RI khususnya fraksi
yang menyetujui Omnibus Law ini
Ringkasan
Serikat buruh di Jawa Barat menolak Upah Minimum 2021 yang ditetapkan tak naik atau sama
dengan Upah Minimum 2020 dengan alasan situasi pandemi Covid-19.
Sebelumnya, keputusan upah minimum 2021 tidak naok tertuang dalam Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah Nomor M/ll/HK .04/X/2020 tentang Penetapan Upah
1460

