Page 1464 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1464

Ia menyarankan hal tersebut, lantaran kondisi saat ini berada di tengah pandemi juga kondisi
              ekonomi yang tak terlalu baik.


              KOMISI B DPRD SARANKAN PEMPROV DKI TAK NAIKKAN UMP 2021

              Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdul Aziz menyarankan
              Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang tak menaikkan
              upah minimun provinsi (UMP) 2021.
              Ia menyarankan hal tersebut, lantaran kondisi saat ini berada di tengah pandemi juga kondisi
              ekonomi yang tak terlalu baik.

              "Karena  memang  keadaan  pandemi  ini  kita  sama-sama  tahu  bahwa  pemerintah  sedang
              mengalami di awal-awal resesi, mengalami penurunan yang tinggi, dan dengan ini saya kira bijak
              lah kalau memang untuk mencegah lebih banyak lagi menjadi korban. Dalam hal ini pengusaha-
              pengusaha  yang  membayar  buruh,  saya  kira  memang  ya  dipertahankan  saja  dulu,  jangan
              dinaikan," ucap Aziz saat dihubungi, Selasa (27/10/2020).

              Maka, kata dia, seharusnya tak masalah bila belum ada kenaikan UMP untuk pegawai dan buruh.

              "Yang penting semua pengusaha ini masih bisa bertahan, semua orang masih bisa bekerja. Insya
              Allah kalau tahun depan ini pulih kita bisa kembali atau juga lebih baik dari keadaan sebelumnya,
              kita pikirkan lagi bisa menaikkannya," kata dia.

              Mengenai  daya  beli  masyarakat  terutama  karyawan  perusahaan  swasta,  Aziz  menyebutkan
              seharusnya  tak  terganggu  dibandingkan  harus  menaikkan  UMP  namun  dengan  berbagai
              konsekuensi.

              "Saya  kira  dampak  dari  meningkatnya  daya  beli  tidak  sebanding  dengan  banyaknya
              pengangguran yang akan timbul bila kebijakan ini tidak diikuti, karena saat ini saja, dengan UMP
              lama sudah banyak karyawan yang dirumahkan," tutur Aziz.

              Diketahui,  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker),  Ida  Fauziyah,  memastikan  tak  ada  kenaikan
              upah minimum di tahun depan, baik UMP maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK).

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Alasan  pemerintah  tidak  menaikkan  upah  minimum  2021  yakni  karena  kondisi  ekonomi
              Indonesia saat ini dalam masa pemulihan. Menurut pemerintah, kenaikan upah tahun 2021 justru
              akan memberatkan dunia usaha.

              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ida dalam surat edarannya
              seperti dikutip pada Selasa (27/10/2020).













                                                          1463
   1459   1460   1461   1462   1463   1464   1465   1466   1467   1468   1469