Page 1668 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1668
Judul Begini Bunyi Surat Edaran Menaker Soal UMP 2021 Tak Naik
Nama Media liputan6.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4393274/begini-bunyi-surat-
edaran-menaker-soal-ump-2021-tak-naik
Jurnalis Maulandy Rizky Bayu Kencana
Tanggal 2020-10-27 15:01:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - None (None) Jadi nilai upah minimum 2021 sama dengan nilai upah minimum 2020.
Tidak ada kenaikan dan di SE tidak ada kata kenaikan
negative - Roy (Gubernur Jawa Barat) Amanat PP 78 pasal 43 disebutkan lima tahun setelah
diberlakukan maka dia harus melakukan survei kehidupan layak (KHL). Hari ini harusnya survei
KHL tapi pemerintah tidak mau melaksanakan. Jadi bisa saja skemanya inflansi plus KHL atau
KHL plus inflansi. Atau melihat kalau tidak survei adalah rata-rata kenaikan lima tahun, bisa
dijadikan dasar, karena yang surat edaran itu tidak ada dasar hukumnya
negative - Roy (Gubernur Jawa Barat) Saya mendapatkan informasi bahwa saat ini Gubernur
Jawa Barat dan Dewan Pengupahan tidak memutuskan menaikkan besaran UMP 2021. Sampai
saat ini belum ada perwakilan dari pemerintah yang menemui perwakilan buruh di depan
Ringkasan
Pemerintah memutuskan tak menaikkan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) 2021. Hal ini sesuai
dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/x/2020 tentang Penetapan
Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),
tertanggal 26 Oktober 2020.
Direktur Pengupahan Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani, memastikan dalam SE Menaker tidak
ada kata kenaikan, sehingga UMP 2021 sama dengan tahun ini.
BEGINI BUNYI SURAT EDARAN MENAKER SOAL UMP 2021 TAK NAIK
Pemerintah memutuskan tak menaikkan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) 2021. Hal ini sesuai
dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/x/2020 tentang Penetapan
1667

