Page 866 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 866
Soal risiko makin turunnya tingkat konsumsi masyarakat karena UMP stagnan, Ida tak menampik
hal itu. Namun, kondisi di lapangan memang faktanya banyak perusahaan yang tidak bisa
memenuhi atau membayar UM.
"Dan daya beli para pekerja kita, bahkan masyarakat secara keseluruhan menurun," ungkap Ida.
Namun, kata dia, pemerintah juga tidak tinggal diam ketika hal itu terjadi. Termasuk soal
ketetapan tak ada kenaikan UM di tahun depan. "Karena sampai sekarang pemerintah masih
terus memberikan subsidi kepada para pekerja dalam bentuk subsidi upah atau gaji (BSU),"
ujarnya.
Menurutnya, upaya ini jadi ini salah satu satu cara agar daya beli tetap ada. "Dan ini bukan
diambil dari BPJS Ketenagakerjaan, tapi uang pemerintah atau APBN," sambungnya.
Sayangnya, perpanjangan BSU di tahun depan masih belum ada kejelasan. Meski mengaku telah
bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terkait BSU ini, Ida mengatakan bahwa
pemerintah akan berhitung terlebih dahulu. "Kami akan menghitung kemampuan untuk terus
bisa subsidi di tahun 2021. Tentu akan kami beritahukan kemudian. Tapi pemerintah akan
memperhatikan kondisi perekonomian nasional," pungkasnya.
Editor : Estu Suryowati Reporter : Z. Hikmia .
865

