Page 980 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 980

Ketiga  inisiatif  tersebut  adalah  pertama,  mengadopsi  deklarasi  ASEAN  tentang  peningkatan
              pekerja ASEAN untuk daya saing, ketahanan, dan ketangkasan menghadapi pekerjaan masa
              depan.



              MENAKER USULKAN 3 INISIATIF KERJA SAMA KETENAGAKERJAAN DI ASEAN

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengusulkan  tiga  inisiatif  kerja  sama  bidang
              ketenagakerjaan  dalam  forum  The  26th  ASEAN  Labour  Ministers  Meeting  (ALMM)  atau
              Pertemuan Tingkat Menteri Ketenagakerjaan Se-ASEAN ke26.

              Ketiga  inisiatif  tersebut  adalah  pertama,  mengadopsi  deklarasi  ASEAN  tentang  peningkatan
              pekerja ASEAN untuk daya saing, ketahanan, dan ketangkasan menghadapi pekerjaan masa
              depan.
              Kedua, mendorong kerja sama antara negara anggota ASEAN, mitra ASEAN, mitra sosial, dan
              organisasi internasional, untuk mendukung upaya-upaya dalam mencapai tujuan dari Deklarasi
              ASEAN tersebut.

              "Ketiga, menghasilkan langkah-langkah progresif dan milestone dalam mewujudkan daya saing,
              ketahanan, dan ketangkasan pekerja ASEAN dalam menghadapi pekerjaan masa depan," kata
              Ida  saat  memimpin  ALMM  yang  berlangsung  dari  26-28  Oktober  2020  secara  virtual,  Rabu
              (28/10/2020).
              Ia  menegaskan,  beberapa  hal  yang  akan  menjadi  perhatian  Indonesia  selaku  Ketua  ASEAN
              bidang ketenagakerjaan yakni mempercepat akses keterampilan vokasi bagi tenaga kerjanya,
              khususnya dalam penguasaan teknologi.

              "Sehingga, mereka dapat mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia di era ekonomi digital dan
              dapat bertahan di situasi krisis akibat pandemi COVID-19 ini," jelasnya.

              Selanjutnya, pelaksanaan program 3S (Skilling, Reskilling, dan Upskilling) yang telah diluncurkan
              oleh Kemnaker di bidang pelatihan kerja melalui Balai-Balai Pelatihan Kerja (BLK) yang ada,
              dengan melibatkan pihak industri dan pemangku kepentingan lainnya.

              Beberapa tantangan dan isu di era ekonomi digital, seperti mengenai bentuk dan hubungan
              kerja,  kesehatan dan  keselamatan  kerja,  jaminan  sosial,  termasuk  masih  minimnya  orientasi
              kewirausahaan pada angkatan kerja di Kawasan ASEAN dibahas dan didiskusikan dalam forum
              ini.

              "Kami  berharap  kerja  sama  ASEAN  bidang  ketenagakerjaan  ini  dapat  mendorong  dan
              memberikan  kemajuan  yang  signifikan  menuju  pencapaian,  inisiatif  baru  di  sektor
              ketenagakerjaan, seperti hubungan industrial, pengembangan keterampilan, Keselamatan dan
              Kesehatan Kerja, dan pengawasan ketenagakerjaan," jelasnya.

              Sekjen  Kemnaker,  Anwar  Sanusi,  selaku  Chair  of  SLOM  (Senior  Labour  Officials  Meeting)
              menambahkan,  mulai  Rabu  (28/10/2020),  Menaker  Ida  menjadi  Ketua  ASEAN  bidang
              ketenagakerjaan  hingga  tahun  2022  dan  memiliki  tugas  untuk  memperjuangkan  daya  saing
              tenaga kerja ASEAN.

              Anwar Sanusi menyebut, ada 3 kata kunci untuk memperjuangkan dan meningkatkan tenaga
              kerja di kawasan ASEAN. "Yaitu daya saing, keuletan atau ketabahan, dan kelincahan. Kita bisa
              cukup trengginas dalam merespon pekerjaan-pekerjaan yang akan datang," pungkas Anwar.





                                                           979
   975   976   977   978   979   980   981   982   983   984   985