Page 983 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 983

negative  -  Muhamad  Sidarta  (Ketua  DPD  FSP  LEM  SPSI  Jawa  Barat)  Sebenarnya,  Indonesia
              pernah dicoba krisis keuangan dan inflasi minus seperti saat ini pada tahun 1998 lalu, tapi saat
              itu UMP, UMK, dan UMSK tetap naik sebagai jaring pengaman sosial. Tapi mengapa saat ini,
              (upah) bisa tidak naik, sebenarnya apa tujuan pemerintah, berpihak dan kepentingan pada siapa
              kebijakan Menaker itu disampaikan? Maka dengan tidak naiknya upah 2021 akan berdampak
              pada kesejahteraan bukan hanya bagi buruh, tapi juga keluarganya yang merupakan rakyat kecil

              negative - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Barat) Kami menolak isi surat
              edaran tersebut, bukan hanya akan memperlemah daya beli kaum buruh tapi juga rakyat lainnya,
              karena upah yang diperoleh buruh itu dibelanjakan untuk pedagang, ojek, untuk mengontrak
              rumah, dan membeli kebutuhan lainnya. Maka, kembali kami ingatkan agar Gubernur (Jawa
              Barat) tidak perlu merespons surat edaran Menaker tersebut, karena kalau daya beli buruh dan
              masyarakat melemah, tentu pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional pun akan ikut melemah

              negative - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) UU Cipta Kerja itu cacat formal
              dari jumlah halamannya, isi, dan tujuan pembentukannya, artinya menandakan bahwa terjadi
              kekacauan, dan DPR sebenarnya tidak siap saat melakukan pengesahan, tapi ada desakan pihak-
              pihak  yang  ingin  mencari  keuntungan  pribadi  maupun  kelompoknya,  dengan  mengorbankan
              kepentingan rakyat. Untuk itu, kami sampaikan mosi tidak percaya kepada DPR RI, khususnya
              fraksi yang menyetujui disahkannya Omnibus Law ini, serta pemerintah yang tidak mendukung
              kesejahteraan rakyat

              neutral - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) Kami mendorong agar Gubernur
              dapat  mendengar  dan  mengikuti  permintaan  kaum  buruh  Jawa  Barat  sebagai  rakyat  yang
              dipimpinnya, memang yang datang hari ini hanya perwakilan dari berbagai daerah, tapi tujuan
              kami sama yaitu, tolak imbauan Menaker, karena kami akan terus memperjuangkan nasib kami
              hingga  tuntutan  kami  dipenuhi,  termasuk  aksi  lanjutan  di  Istana  Presiden  Jakarta  untuk
              menyampaikan langsung pada Presiden dan aksi mogok kerja nasional


              Ringkasan

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  sudah  ada  18  provinsi  yang  sepakat
              mengikuti  Surat  Edaran  (SE)  Nomor  M/ll/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum
              Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
              Dari 18 provinsi tersebut satu di antaranya adalah Jawa Barat .



              DAFTAR 18 PROVINSI YANG SEPAKAT UPAH MINIMUN 2021 TAK NAIK,
              KEINGINAN BURUH JAWA BARAT TAK TERWUJUD

              Keinginan buruh Jawa Barat tak terwujud.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  sudah  ada  18  provinsi  yang  sepakat
              mengikuti  Surat  Edaran  (SE)  Nomor  M/ll/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum
              Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Dari 18 provinsi tersebut satu di antaranya adalah Jawa Barat .

              "Terkait dengan upah minimum provinsi sampai tadi malam sudah ada 18 provinsi yang mereka
              akan mengikuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan," katanya di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

              Kondisi  pandemi  Covid-19,  kata  Ida,  menjadi  latar  belakang  pemerintah  menetapkan  upah
              minimum 2021 tidak naik alias setara dengan upah minimum tahun ini.
                                                           982
   978   979   980   981   982   983   984   985   986   987   988