Page 981 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 981

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menanggapi polemik atas penerbitan Surat Edaran (SE)
              Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi
              Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Menurutnya ketentuan tidak menaikkan upah minimum tahun 2021 (UMP 2021) dalam SE anyar
              itu merupakan jalan tengah yang diambil pemerintah.

              "Ini jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak mudah.
              Perlindungan pengupahan kita jaga, keberlangsungan usaha harus kita perhatikan. Atas dasar
              itulah SE ini kami keluarkan," kata Menaker Ida di Jakarta, Selasa (27/10).

              Menurut  Menaker  Ida,  penerbitan  SE  tersebut  berdasarkan  kajian  yang  dilakukan  secara
              mendalam  oleh  Dewan  Pengupahan  Nasional  (Depenas)  terkait  dampak  Covid-19  terhadap
              pengupahan.

              Mengingat  pandemi  Covid-19  telah  berdampak  kondisi  perekonomian  dan  kemampuan
              perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh termasuk dalam membayar upah.

              SE UMP tersebut juga dalam rangka memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja
              bagi  pekerja/buruh  serta  menjaga  kelangsungan  usaha.  Alhasil  perlu  dilakukan  penyesuaian
              terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

              "Di samping itu tentu saja harus diingat bahwa pemerintah tetap memperhatikan kemampuan
              daya beli para pekerja melalui subsidi gaji/upah. Sesungguhnya bantalan sosial sudah disediakan
              oleh pemerintah. Jadi pemerintah tidak begitu saja menetapkan itu karena ada beberapa langkah
              yang sudah dilakukan," terangnya.

              Reporter: Sulaeman Sumber: Merdeka.com.









































                                                           980
   976   977   978   979   980   981   982   983   984   985   986