Page 36 - E-Modul Kebijakan Cultuurstelsel Belanda di Karesidenan Madiun
P. 36
36
1. Perubahan Mekanisme Finansial Daerah
Penetapan Kota Madiun sebagai StadsGemeente
membawa berbagai perubahan, salah satunya dalam
menjalankan wewenang. Sebagai dampak dari kebijakan
tersebut, penyelenggaraan pemerintahan suatu negara
menjadi lebih luas meliputi tiga tingkatan, yaitu
pemerintahan pusat (land), pemerintahan daerah
Karesidenan (Gewest) dan pemerintahan kota (Gemeente).
Selain itu, pembentukan Gemeente juga menyebabkan
pembentukan jabatan baru yaitu wali kota. Pembentukan
Gemeente dan Dewan Kota (Gemeenteraad) diatur
berdasarkan Staasblad tahun 1918 No. 326. Dewan Kota
(Gemeenteraad) ditugaskan untuk mengatur pengelolaan
wewenang yang sebelumnya menjadi wewenang pusat
(Hudiyanto, 2020:88).
2. Dampak Sosial
Kebijakan pemerintah kota mengenai pelaksanaan
aturan kebersihan Gemeente memicu terjadinya
permasalahan sosial pada masyarakat. Peraturan yang
diatur dalam kebijakan tersebut menyebabkan munculnya
berbagai laporan keluhan masyarakat terutama pada
peraturan bangunan (Bouwverordening). Penduduk harus
membuat batas pekarangan (erfafscheidingen) yang dibuat
oleh para pegawai Gemeente. Penyusunan garis batas

