Page 39 - E-Modul Kebijakan Cultuurstelsel Belanda di Karesidenan Madiun
P. 39

39






                     irigasi di daerah Kajuran, Gegermalang, Krangkeng, dan


                     Cermo (Margana, 2017:143).

                       Selain  itu,  pemerintah  Belanda  juga  membangun  dan


                     memperbaiki infrastruktur transportasi darat seperti jalan


                     raya  dan  jalur  kereta  api.  Perbaikan  jalan  raya  tersebut


                     bertujuan  untuk  mengangkut  hasil  panen,  mempercepat

                     pengiriman  pos,  komunikasi,  dan  pengiriman  logistik.


                     Pemerintah  Belanda  juga  membangun  jalur  kereta  api


                     yang  menghubungkan  Madiun-Solo.  Jalur  kereta  api


                     tersebut  direalisasikan  pada  tahun  1880  dan  mulai

                     beroperasi  pada  bulan  Mei  tahun  1881.  Pembangunan


                     jalur  kereta  api  tersebut  digunakan  sebagai  lalu  lintas


                     manusia,  barang,  dan  bala  tentara.  Namun,  berdasarkan


                     laporan  resmi  tahun  1880,  kemudahan  transportasi  ini

                     justru menyebabkan tingkat kejahatan semakin meningkat.


                     Meskipun  demikian,  pembangunan  jalur  kereta  api  juga


                     menyebabkan  perubahan  pola  perdagangan  di  daerah

                     pedalaman.  Menurut  laporan  Wiselius,  daerah  Keraton


                     menerima banyak pasokan beras dari Madiun dan daerah


                     timur  lainnya  akibat  pembangunan  jalur  kereta  api


                     Madiun-Surakarta (Ham, 2018:204).
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44