Page 44 - E-Modul Kebijakan Cultuurstelsel Belanda di Karesidenan Madiun
P. 44
44
pembakaran perkebunan akibat pembayaran upah dan
sewa lahan yang rendah (Ham, 2018:205).
Selain reaksi jangka panjang, bentuk perlawanan
rakyat lainnya yaitu Gerakan Ratu Adil. Adapun
Gerakan Ratu Adil ini merupakan suatu kelompok yang
terbentuk di tengah-tengah figur Ratu Adil. Gerakan ini
muncul seiring kerinduan masyarakat akan keadilan.
Berbagai perubahan sosial yang terjadi akibat beban
pajak dan kerja yang semakin berat, membuat
masyarakat menginginkan ketenteraman dan kestabilan.
Pada akhir abad ke 19, terjadi dua peristiwa besar di
Madiun yaitu Pemberontakan Pulung dan Kasus Bupati
Madiun RM Adipati Brotodiningrat. Pemberontakan
Pulung dilatarbelakangi oleh aksi penyerangan terhadap
pejabat Belanda akibat beratnya sistem pajak yang
ditanggung oleh penduduk. Sementara itu, Kasus Bupati
Madiun RM Adipati Brotodiningrat dilatarbelakangi oleh
perseteruan Bupati Madiun Adipati Brotodiningrat
dengan Residen Madiun. J.J Donner yang menyalahkan
bupati Brotodiningrat atas banyaknya kriminalitas di
Keresidenan Madiun (Margana, 2017:159).
Selain gerakan yang telah disebutkan di atas, muncul
gerakan sosial politik di wilayah Karesidenan Madiun
yang disebut dengan Samin. Gerakan Samin dipelopori
oleh Surantiko Samin, sekitar tahun 1890 dari daerah

