Page 239 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 239
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
BAB V
Ormas-ormas Islam di
Indonesia: Sejarah dan
Karakteristik
alah satu kekuatan dari Islam di Indonesia adalah keberadaan berbagai
organisasi massa (ormas) dengan karakter Islam yang moderat dengan
Sdua yang terbesar adalah Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dua
ormas inilah yang, menurut berbagai kajian (Bruinessen 2011; 2013), diantaranya
yang membedakan Islam di Indonesia dan Islam di Timur Tengah. Dua organisasi
ini pula yang mampu menstabilkan demokrasi di Indonesia dan menahan
arus penetrasi kelompok Islamis atau kelompok yang menekankan wajibnya
pendirian negara Islam. Selain NU dan Muhammadiyah, terdapat berbagai ormas
Islam lain, baik yang sudah setua NU dan Muhammadiyah, maupun yang baru
muncul setelah Reformasi 1998; baik yang bersifat lokal, maupun yang bersifat
transnasional; baik yang bisa dikelompokkan dalam kategori ormas pembaharu
maupun ormas garis keras. Termasuk yang berkembang di Indonesia adalah
ormas-ormas non-mainstream seperti Syiah, Ahmadiyah, dan LDII (Lembaga
Dakwah Islam Indonesia). Tulisan ini secara khusus hendak mendeskripsikan
berbagai ormas Islam yang lahir di bumi Indonesia atau orang yang lahir di
negara lain namun telah mengalami indijenisasi (pemribumian).
223

