Page 236 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 236

ASEAN untuk dapat menyelesaikan masalah lain dengan pihak di luar ASEAN.


                        Perlu  adanya  resolusi  sengketa  yang  bersifat  kreatif  seperti  pembentukan  zona

                        pembangunan bersama (joint development zone) di wilayah sengketa oleh negara-


                        negara terkait agar semua pihak dapat memperoleh manfaat bersama secara adil.

                        Peran  Indonesia  sebagai  pemimpin  alami  ASEAN  harus  dipertahankan  dengan


                        membantu  negara  anggota  yang  mengalami  kesulitan.  Kasus  sengketa  antara

                        Filipina  dan  Vietnam  dengan  Tiongkok  di  Laut  China  Selatan  harus  menjadi


                        agenda  politik  Indonesia  melalaui  forum  ASEAN  yang  diprioritaskan.  Vietnan

                        dan  Filipina  sudah  mengambil  langkah  untuk  mempererat  hubungan  bilateral


                        dengan  Amerika  Serikat.  Hal  ini  secara  tidak  langsung  telah  menurunkan

                        kredibilitas ASEAN pada umumnya dan Indonesia pada khususnya sebagai pihak

                        yang  seharusnya  dapat  membantu  mencari  solusi  atas  sengketa  di  Laut  China


                        Selatan.

                               Di lain pihak, kepentingan kekuatan besar di Asia-Pasifik harus disikapi


                        sedemikian  rupa  agar  Indonesia  dapat  memperoleh  manfaat  yang  nyata.

                        Pemerintah Tiongkok menyediakan dana untuk menunjang geostrategi Jalan Sutra


                        Maritim  senilai  $  40  Milyar.  Hal  serupa  juga  dapat  ditawarkan  oleh  Amerika

                        Serikat,  Jepang,  dan  India.  Dituntut  keterampilan  diplomasi  tingkat  tinggi  yang


                        mampu membuat Indonesia memperoleh manfaat dari setiap peluang yang ada.





                        terdapat beberapa aspek kultural yang berpotensi menjadi konflik. Kesamaan budaya dan ikatan
                        kekeluargaan antar desa yang berada di kedua sisi perbatasan menimbulkan adanya klaim terhdap
                        hak-hak tradisional dan dapat berkembang menjadi lebih kompleks; (10) dengan negara Palau,
                        masih belum sependapat mengenai batas ZEE kedua negara, terutama di pulau-pulau Asia dan
                        pulau-pulau Mapia. Pemerintah Indonesia masih tetap melihat hubungan bilateral yang telah
                        terjalin selama ini sebagai suatu hal yang sangat berharga dan perlu dipertahankan.



                                                              57
   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241