Page 256 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 256

Indonesia  sebagai  negara  yang  luas  lautnya  lebih  besar  daripada  daratannya.  Penguasaan

               terhadap laut dan kekayaan di dalamnya menjadi penting, namun bagaimana dengan batas-
               batas dari laut itu sendiri? Penguasaan terhadap laut tidak akan terlepas dari kesadaran akan

               batas-batas wilayah. Selain itu, bagaimana cara masyarakat memandang laut sendiri masih
               perlu direkonstruksi.

                      Penguasaan  terhadap  laut  juga  berarti  bahwa  Indonesia  memiliki  perbatasan  laut
               dengan  negara  tetangganya.  Salah  satu  perbatasan  laut  tersebut  adalah  antara  Indonesia

               dengan Australia, atau lebih tepatnya antara Laut Timor yang terletak di selatan Pulau Rote

               sebagai  pulau  terluar  dari  Republik  Indonesia  dengan  perairan  utara  Australia.  Perbatasan
               yang  terletak  di  kawasan  sebelah  timur  tersebut  memiliki  karakteristiknya  sendiri,  yaitu

               dengan  wilayah  lautnya  yang  luas,  persebaran  pulau  yang  jumlahnya  lebih  banyak,  serta

               penduduknya  yang  tidak  sepadat  di  bagian  barat.  14   Maka,  laut  dipandang  sebagai
               penyambung  di  antara  pulau-pulau  tersebut  sehingga  tercipta  jaringan  transportasi  yang

               kemudian membawa pertumbuhan ekonomi yang dalam perkembangannya harus dibarengi
               dengan pemahaman terhadap Wawasan Nusantara.

                      Mengenai  kedaulatan  sendiri  menurut  Etty  R.  Agoes  dalam  tulisannya  di  Majalah
               Hukum  Nasional,  kedaulatan  adalah  manifestasi  kekuasaan  tertinggi  suatu  negara  dalam

               batas-batas  wilayahnya  agar  dapat  mengurus  sendiri  kepentingan-kepentingan  nasionalnya

               tanpa tergantung pada negara lain, sementara batas-batas wilayah negara adalah manifestasi
               kedaulatan teritorial dari suatu negara, yang mana ditentukan oleh proses sejarah, politik, dan

               hubungan antarnegara. dan dikulminasikan ke dalam aturan atau ketentuan hukum nasional
                                     15
               maupun internasional.  Dengan begitu, maka mengetahui batas-batas wilayah dapat menjadi
               tahap  awal  dari  penegakan  kedaulatan  negara  dalam  konteks  kehidupan  berbangsa  dan
               bernegara. Sebab jika tidak, eksistensi dan harga diri bangsa akan terancam.

                      Muncul  urgensi  untuk  mengetahui  batas-batas  yang  pasti  tentang  wilayah  dan

               yurisdiksi  negara  di  laut  karena  maraknya  persengketaan  dan  pelintasan  batas  ilegal.
               Pengamanan  terhadap  wilayah  perbatasan  menjadi  penting,  bukan  hanya  dalam  arti  untuk

               menangkal  bahaya  yang  masuk,  tetapi  juga  intervensi  asing  dalam  penerapan  kedaulatan







               14
                  Lihat Noor Fatia Lastika Sari, “Ashmore Reef, Nelayan Rote, dan Masalah Pelintas Batas Perairan Indonesia-
               Australia
 1974-2007”, Skripsi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, 2015
               15
                  Prof.  Dr.  Etty  R.  Agoes,  S.H,  LL.M,  “Penetapan  Batas  Wilayah  dan  Yurisdiksi  Negara  di  Laut  Menurut
               Hukum  Internasional  dan  Peraturan  Perundang-undangan  Nasional”,  dalam  Majalah  Hukum  Nasional  No.  1
               Tahun 2006 (Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum dan HAM RI, 2006), hlm. 32


                                                                                                        8
   251   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261