Page 251 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 251
sejarah dalam konteks kontemporer. Adapun tujuan penelitian dijabarkan dalam poin-poin,
yaitu:
1. Mendorong munculnya kesadaran sejarah sebagai tahap awal pembelajaran.
2. Memberikan pemahaman terhadap konsep negara maritim dengan budaya bahari.
3. Memahami peristiwa pelintasan batas dalam sudut pandang pertahanan negara dan
kedaulatan.
4. Mengembangkan penulisan sejarah maritim, khususnya di bidang perbatasan, untuk
membentuk identitas dan karakter masyarakat Indonesia sebagai suatu negara
maritim.
Metode Penelitian
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penulisan sejarah atau
historiografi dari Kuntowijoyo yang bertujuan untuk mencapai suatu konklusi atau solusi
bagi perkembangan di masa depan melalui analisa fakta dan sumber sejarah dengan ruang
lingkup tema, spasial, dan temporal yang spesifik. Metode penulisan ilmiah ini meliputi
empat tahapan, yaitu tahap heuristik, tahap kritik sumber, tahap interpretasi, dan yang
terakhir adalah tahap historiografi itu sendiri.
Tahap pertama adalah tahap heuristik yang merupakan tahap pencarian dan
penghimpunan berbagai jenis dokumen. Sumber sejarah dapat berupa sumber primer maupun
sekunder, dan pencarian serta pemilihan sumber bergantung pada relevansinya terhadap
penulisan sejarah yang dilakukan. Pada tahap ini, penulis melakukan pengumpulan sumber-
sumber sejarah berupa sumber primer yang terdiri dari arsip-arsip, koran sejaman, serta
berbagai bentuk dokumentasi yang tersimpan di perpustakaan, yang tersedia dalam bentuk
fisik maupun dalam jaringan (online). Sumber sekunder yang digunakan berupa buku-buku
teks yang berkaitan dengan tema dan judul penelitian.
Tahap yang kedua adalah tahap kritik sumber yang dibagi menjadi dua macam kritik,
yaitu kritik internal dan kritik eksternal. Kritik sumber dilakukan untuk memberikan
penilaian serta menyeleksi sumber-sumber yang telah terkumpul pada tahap sebelumnya.
Kritik internal memberikan penilaian terkait kredibilitas data yang terkandung dalam sumber,
sementara kritik eksternal memberikan penilaian terkait seberapa akurat sumber tersebut.
Pada tahap ini, penulis menguji data suatu sumber dengan membandingkan isi sumber
tersebut dengan sumber-sumber lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan data yang paling
akurat. Selain itu juga penulis memperhatikan edisi atau tahun cetakan suatu buku karena ada
beberapa buku yang direvisi dan bisa saja berkurang atau bertambah isinya.
3

