Page 269 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 269
I Gusti Ketut Pudja 255
68 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Sejarah Daerah Nusa Tenggara Barat
(Jakarta, 1988), hlm. 181.
69 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Sejarah Daerah, hlm. 181–2.
70 Lachlan Grant, Australian Soldiers in Asia-Pacific in World War II (Sydney: New
South Publishing, 2014), hlm. 176–8. Pemerintah Australia yang belum mengakui
kemerdekaan Indonesia menyebut pemimpin dan pendukung Republik Indonesia
sebagai Free Indonesia Movement, ‘Gerakan Indonesia Merdeka’.
71 Wirawan, Pusaran Revolusi, hlm. 110.
Anak Agung Gde Agung, From the Formation of the State of East Indonesia towards
72
the Establishment of the United States of Indonesia (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia,
1995), hlm. xliii, 1–2. Tentang Tom Pello, lihat
http://jemituati.blogspot.ca/2010/10/riwayat-hidup-singkat-dan-perjuangan.html,
diakses 20 Desember 2017.
73 Robinson, The Dark Side of Paradise, hal. 120-21
74 Pendit, Bali Berjuang. Hal. 89-91
75 Tentang kisah di balik penculikan Gde Agung, lihat
https://dendemang.wordpress.com/2007/12/01/persaingan-puri-tahta-dan-
perlawanan/
Robinson, The Dark Side of Paradise, hal. 103 di catatan kaki tentang PPN juga
menyinggung soal penculikan ini.
76 Wirawan, Pusaran Revolusi, hlm. 98; Robinson, The Dark Side, hlm. 117.
77 Pendit menggambarkan dengan cukup detil peristiwa penyerahan kekuasaan ini
dalam bab tersendiri, “Demonstrasi dan Ultimatum terhadap Balatentara Jepang,”
Bali Berjuang, hlm. 92–6.
78 Gde Agung, From the Formation, hlm. 5.
79 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Sejarah Daerah, hlm. 182.
80 Wirawan, Pusaran Revolusi, hlm. 104.
81 Gde Agung, From the Formation, hlm. xvi.
82 Anderson, Java, hlm. 135.
83 Toer dkk., Kronik, 30 September 1945.
84 Toer dkk., hlm. 57.

