Page 266 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 266
252 Gubernur Pertama di Indonesia
23 Lihat catatan tentang pemikir di balik pembentukan Rechtshogeschool, Paul
Scholten, dalam http://www.paulscholten.eu/research/article/paul-scholten-and-
the-founding-of-the-batavia-rechtshogeschool/
diakses 10 Oktober 2017.
24 Wawancara dengan I Gusti Made Arinta Pudja, Jakarta, 23 November 2017.
25 Gde Agung, Kenangan Masa Lampau, hlm. 105.
26 Putra Agung, Peralihan Sistem Birokrasi, hlm. 227.
27 Robinson, The Dark Side, hlm. 48–9; Vickers, Bali, hlm. 206–7.
28 Vickers, Bali, hlm. 206–10. Untuk perbincangan tentang hubungan antara kasta dan
kerja bakti, lihat Robinson, The Dark Side, hlm. 59–64.
29 Istilah ini dimunculkan oleh Sutherland, The Making, hlm. 56.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah
30
Bali (Jakarta, 1977/ 1978), hlm. 32–36.
31 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Sejarah Kebangkitan, hlm. 32–6; 59.
32 Rika Umar, Mr. I Gusti Ketut Pudja, hlm. 10.
33 Mardia, Tiga Negara, hlm. 25–6.
34 https://en.wikipedia.org/wiki/Pacific_War dan
https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Tarakan_(1942), diakses 12 Desember
2017.
35 https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Singapore, diakses 12 Desember 2017.
36 https://en.wikipedia.org/wiki/Dutch_East_Indies_campaign#cite_note-12 diakses
pada 12 Desember 2017.
37 Mardia, Tiga Negara, hlm. 26.
38 I Nyoman Pendit, Bali Berjuang Cet. III (Denpasar: Sarad dan Pustaka Larasan,
2008), hlm. 22.
39 Robinson, The Dark Side, hlm. 73, catatan kaki 16; Umar, Mr. I Gusti Ketut Pudja,
hlm. 14.
40 Gde Agung, Kenangan Masa Lampau, hlm. 174–5. Gde Agung tidak menyebut
perihal Syu Kaigi tapi dari catatan Rika Umar dikatakan bahwa Pudja masuk dalam
Syu Kaigi dan jika melihat waktu pengutusannya pada catatan Gde Agung, Agustus
1943, tampaknya memang badan itulah yang dimaksud. Lihat Umar, Mr. I Gusti Ketut

