Page 263 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 263
I Gusti Ketut Pudja 249
Jepang masuk. Sunda Kecil pun sebagai kesatuan wilayah
administrasi baru dibentuk pada masa Republik. Pemerintahan Pudja
adalah percobaan pertama mengelola administrasi wilayah yang
demikian luas tanpa terlalu bergantung pada dukungan politik dan
militer dari luar. 111
Lepas dari keterbatasan pemerintahannya, Pudja berhasil
menanamkan pengaruh tersendiri sebagai simbol Republik yang
merdeka. Keberadaan pemerintahannya, walaupun sangat singkat,
telah membuat rakyat percaya diri bahwa mereka dapat memiliki
suatu pemerintahan yang tidak feodal dan nasionalis. Pudja mungkin
tampak moderat dengan pilihan-pilihannya untuk taat aturan dan
prosedur, dan bergerak dengan strategi non-kekerasan. Tetapi
kesediaannya untuk berdialog dengan pemuda dan pembelaannya
terhadap para pemuda yang terus bergerilya menunjukkan
kekukuhannya memperjuangkan sifat-sifat progresif republik baru
ini. Sebagai aristokrat terpelajar, Pudja telah melawan feodalisme
dan kolonialisme sekaligus dengan caranya sendiri yaitu dengan
membawa semangat perubahan melalui mesin birokrasi yang
diciptakan oleh pemerintah kolonial untuk menguasai tanah
jajahannya dan mengendalikan rakyatnya.

