Page 275 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 275

G.S.S.J Ratulangi        261



                               G. S. S. J. RATULANGI

                             GUBERNUR DI PENGASINGAN





                                       ANDI LILI EVITA




               Gerungan  Saul  Samuel  Jacob  Ratulangi,  lahir  di  Tondano,  Sulawesi
               Utara,  5  November  1890.  Setelah  menamatkan  Hoofden  School
               (Sekolah  Raja)  di  Tondano,  ia  melanjutkan  pelajaran  ke  Sekolah
               Teknik di Jakarta. Pada 1915, ia memperoleh ijazah guru ilmu pasti
               untuk Sekolah Menengah di Negeri Belanda. Empat tahun kemudian,
               ia  meraih  gelar  Doktor  dalam  Ilmu  Pasti  dan  Ilmu  Alam  di  Swiss.
               Sewaktu berada di Negeri Belanda, Ratulangi diangkat menjadi ketua
               Indische    Vereniging—kemudian      berganti    nama     menjadi
               Perhimpunan  Indonesia  —dan  di  Swiss  menjadi  ketua  organisasi
               pelajar-pelajar Asia.
                      Kembali dari Eropa, Dr. Ratulangi mengajar ilmu pasti di AMS
               (setingkat Sekolah Menengah Umum) di Yogyakarta. Ketika bertugas
               di Bandung, ia mendirikan Maskapai Asuransi Indonesia. Ia menjadi
               Sekretaris  Dewan  Minahasa  di  Manado  (1924–27),  jabatan  yang  ia
               berdayakan  untuk  melakukan  usaha  yang  bermanfaat  bagi  rakyat
               seperti pembukaan daerah baru pertanian, mendirikan yayasan dana
               belajar,  dan  lain-lain.  Berkat  perjuangannya,  pemerintah  kolonial
               Belanda menghapuskan kerja paksa di Minahasa.
                      Pada  1927,  Ratulangi  diangkat  sebagai  anggota  Volksraad,
               mewakili  Minahasa.  Sejak  itulah  ia  sering  berpidato  mengecam
               politik  pemerintah  kolonial.    Lantaran  sikap  non-kooperatifnya,  ia
               ditangkap  pemerintah  Hindia  Belanda  pada  Januari  1941.  Ia
               mengajukan  tuntutan  supaya  Pemerintah  Belanda  menghapuskan
   270   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280