Page 325 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 325

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                 oleh tentara Belanda sesudah aksi militer tersebut Van Mook mendirikan
                 negara-negara dan daerah-daerah federal yang kecil dan sebenarnya tidak
                 mempunyai potensi hidup.

                      Negara-negara yang dimaksudkan itu adalah Negara Sumatera Timur,
                 Negara Sumatera Selatan, Pasundan, Jawa Timur, dan lain-lainnya.Negara-
                 negara kecil itu tidak seimbang luas wilayah dan potensi hidupnya dan
                 didirikannya hanya berdasarkan suatu pemikiran politis untuk mengucilkan

                 Republik Indonesia.
                      Konferensi Malino tidak mendapat sambutan yang baik di Kalangan
                 Republik Indonesia.Namun, jika dilihat dari sudut kepentingan pihak
                 Belanda dan politik Van Mook mengenai wilayah Timur Besar dan

                 Kalimantan, dapat dikatakan bahwa Konferensi Malino berhasil.
                      Inilah yang mengakibatkan bahwa utusan-utusan yang datang di
                 Malino  untuk  menghadiri  konferensi  tersebut  terdiri  dari  orang-orang
                 yang sebenarnya sudah bersedia mengadakan kerjasama dengan NICA

                 yang disebabkan oleh karena kondisi dan perkembangan politik ”di daerah
                 Malino” itu sangat berbeda dengan di Jawa dan Sumatera.
                      Yang mendorong wakil-wakil “Malino” tersebut turut serta adalah
                 karena keinginan mereka untuk mewujudkan suatu gagasan politik dengan

                 jalan berdialog dengan pihak Belanda sambil memperhatikan perkembangan
                 politik setempat guna menghindari kekacauan di wilayah tersebut. Selama
                 menunggu terwujudnya status politik Indonesia yang kemudian dapat
                 disetujui oleh sema golongan dan rakyat Indonesia, mereka bersedia

                 bekerjasama dengan Pemerintah Belanda untuk melaksanakan pembangunan
                 di segala bidang demi kesejahteraan rakyat yang mereka wakili. Terutama
                 pembaharuan di bidang tata pemerintahan dan pembangunan ketatanegaraan
                 segera harus diwujudkan dengan memperhatikan realitas politik di wilayah

                 Timur Besar dan Kalimantan, untuk menormalisasi kehidupan rakyat di
                 bawah pimpinan dan tanggung jawab serta kekuasaan pemimpin-pemimpin
                 mereka yang berpandangan realistis.

                324
   320   321   322   323   324   325   326   327   328   329   330