Page 375 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 375

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                 Jepang di Kendari pada malam tanggal 24 Januari 1942. Hal ini menjadi
                 awal pendudukan Jepang di Sulawesi Tenggara.

                      Sekalipun berada di bawah wilayah Angkatan Laut, Sulawesi ditempati
                 18.500 prajurit  Angkatan Darat dan terbagi untuk Selatan dan Utara.
                 Sebagai pangkalan militer, Makassar dan Manado menjadi penempatan
                 pasukan cadangan dengan wilayah operasional hingga Pasifik Barat Daya.

                 Selain itu, Manado maupun Makassar juga menjadi penampungan pihak
                 militer Jepang ketika terdesak oleh tekanan arus balik pasukan Sekutu dari
                 Pasifik Barat Daya. Bahkan akibat tekanan itu, markas Militer Jepang di
                 Manokwari, Irian Jaya dipindahkan ke Pinrang.

                      Di masa pemerintahan Minseifu diterapkan mobilisasi umum dengan
                 organisasi Seinendan dan memberikan pendidikan militer guna menghadapi
                 serbuan Sekutu. Program mobilisasi umum pada masyarakat Minahasa
                 bermayoritas agama Kristen Protestan dan Katolik ini dikembangkan melalui

                 organisasi Kristen (Nippon Kirisutokyodan). Banyak diantara mereka setelah
                 mengikuti latihan militer, dikirim keberbagai front peperangan di Pasifik.
                 Ketika Jepang terdesak,  Angkatan Laut giat menghembuskan kampanye
                 kemerdekaan dalam usaha meraih simpati di kalangan penduduk. Bahkan

                 tekanan terhadap umat Islam di Sulawesi berubah menjadi lebih ramah.
                 Pihak militer juga menjanjikan akan mendirikan Perguruan Tinggi Islam di
                 Makassar dengan tenaga pengajar bekas lulusan Universitas Al Azhar dari
                 Mesir. Tetapi, usaha meraih simpati ini terlambat dan Jepang tak pernah

                 mendirikan perguruan tinggi yang dijanjikan ketika Jepang kalah perang.
                      Pada awal kehadiran Jepang di Sulawesi seolah membawa kabar
                 gembira dengan memprogandakan ‘Gerakan 3A’ ( Nippon Cahaya  Asia,
                 Nippon Pelindung Asia, dan Nippon Pemimpin Asia), sehingga kedatangan

                 Jepang ke Sulawesi disambut dengan penuh semangat oleh masyarakat
                 Sulawesi. Keterlibatan Jepang dalam perang Asia Pasifik membuat Jepang
                 membutuhkan tenaga kerja yang besar dalam memenuhi kebutuhan perang.
                 Oleh karena itu, Jepang membentuk Peta, Djawa Hokokai, Keibodan, dan

                374
   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380