Page 431 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 431

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                      Seperti  daerah-daerah  lainnya  diIndonesia,  Kepulauan  Maluku
                 memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan tidak dapat dilepaskan
                 dari sejarah Indonesia secara keseluruhan. Kawasan kepulauan yang kaya

                 dengan rempah-rempah ini sudah dikenal di dunia internasional sejak
                 dahulu kala.
                      Pada awal abad ke-7 pelaut-pelaut dari daratan Cina, khususnya pada
                 zaman Dinasti Tang, kerap mengunjungi Maluku untuk mencari rempah-

                 rempah. Namun mereka sengaja merahasiakannya untuk mencegah bangsa
                 lain datang.Pada abad ke-9 pedagang Arab berhasil menemukan Maluku
                 setelah mengarungi Samudera Hindia. Para pedagang ini kemudian
                 menguasai pasar Eropa melalui kota-kota pelabuhan seperti Konstatinopel.

                 Abad ke-14 adalah merupakan masa perdagangan rempah-rempah Timur
                 Tengah yang membawa agama Islam masuk ke Kepulauan Maluku melalui
                 pelabuhan-pelabuhan Aceh, Malaka, dan Gresik, antara 1300 sampai 1400.
                 Pada abad ke-12 wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya meliputi Kepulauan

                 Maluku. Pada awal abad ke-14 Kerajaan Majapahit menguasai seluruh
                 wilayah  laut  Asia  Tenggara.  Pada  waktu  itu  para  pedagang  dari  Jawa
                 memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku.



                 a. Nasionalisme di Maluku
                      Pada permulaan tahun 1800 Inggris mulai menyerang dan menguasai
                 wilayah-wilayah kekuasaan Belanda seperti di Ternate dan Banda. Kemudian
                 pada tahun 1810 Inggris menguasai Maluku dengan menempatkan seorang

                 resimen jendral bernama Bryant Martin. Namun sesuai konvensi London
                 tahun 1814 yang memutuskan Inggris harus menyerahkan kembali seluruh
                 jajahan Belanda kepada pemerintah Belanda, maka mulai tahun 1817
                 Belanda mengatur kembali kekuasaannya di Maluku.

                      Kedatangan kembali kolonial Belanda pada tahun 1817 mendapat
                 tantangan  keras  dari  rakyat.  Hal  ini  disebabkan  karena  kondisi  politik,
                 ekonomi, dan  hubungan  kemasyarakatan yang  buruk  selama dua

                430
   426   427   428   429   430   431   432   433   434   435   436