Page 76 - 04 Panggung Seumur Jagung
P. 76

Usmar Ismail                   H.B. Jassin


                Pada masa itu Usmar Ismail dikenal          yang lahir pada masa itu lebih banyak
                sangat keras dalam menyuarakan              dibandingkan masa sebelumnya. Cerita-
                propaganda Jepang. Ia menulis banyak        cerita yang berisi muatan propaganda
                sajak yang dimuat dalam Pancaran            sangat banyak. Pada masa Jepang, tercatat   65
                Cinta (1946) dan Gema Tanah Air (1948).     para penulis sastra drama antara lain
                Keduanya disusun oleh H.B. Jassin.          Armijn Pane, Usmar Ismail, Kotot Sukardi,
                Sajak Usmar Ismail sebgian besar            Merayu Suka, Idrus, dan Abu Hanifah.
                kemudian dihimpun dan diterbitkan
                dengan judul Puntung Berasap (1949).                                                BUKU 4  |  Panggung Seumur Jagung

                Sastra novel saat itu sangat sedikit
                dan langka. Novel yang mengandung
                unsur kritik sosial tidak diterbitkan.
                Namun, hal tersebut bukan berarti
                tidak ada penciptaan dan penulisan
                karya sastra dalam bentuk novel. Karya
                sastra tersebut baru diterbitkan pada
                1950-an setelah kemerdekaan.

                Genre karya sastra yang sangat dominan
                pada masa pendudukan Jepang ialah
                drama. Dalam bidang sandiwara atau
                seni pentas drama, jumlah naskah drama
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81