Page 99 - 04 Panggung Seumur Jagung
P. 99

ASIA RAYA






                     ASIA RAYA










                      Surat kabar Asia Raya pertama terbit   Bahasa yang dipakai cenderung
                      di Jakarta pada 29 April 1942. Surat   pro-Jepang. Tentara Jepang disebut
                      kabar ini diterbitkan oleh Pemerintah   “berani” dan “kuat”, tentara Sekutu
                      Militer Jepang dan satu-satunya surat   disebut “ragu-ragu” dan “lemah”.
                      kabar yang mempunyai peredaran
                      luas hingga ke kota lain. Surat kabar   Asia Raya memiliki staf ternama, Sanusi
                      empat halaman ini terbit setiap hari,   Pane,  yang mengasuh kolom budaya
                      kecuali Minggu dan hari libur. Namun   dan kontributor ternama lainnya
                      edisi khusus yang mengulas peristiwa   seperti: Achdiat K. Mihardja (penulis
         88
                      penting bisa diterbitkan kapan saja.   cerita pendek); Andjar Asmara (penulis
           Literasi Nasional  15.000 eksemplar terjual dengan harga   (penulis cerita pendek); HB Jassin,
                                                           cerita pendek dan serial); Bakri Siregar
                      Gelombang cetakan pertama sebanyak
                                                           (penulis puisi dan cerita pendek); M.
                      masing-masing 10 sen Hindia Belanda.
                                                           Balfas (penulis  cerita pendek); Roestam
                      Karena kelangkaan kertas, mulai
                      Februari 1943 Asia Raya hanya terbit
                                                           (penulis puisi dan cerita pendek); Usmar
                      dua halaman setiap harinya, dengan   Effendi (penulis puisi); Rosihan Anwar
                      edisi empat halaman seminggu sekali.  Ismail (penulis puisi dan cerita pendek).

                      Asia Raya adalah corong Jepang       Asia Raya terbit terakhir pada
                      yang mempertegas visi Jepang         7 September 1945, dengan
                      mendirikan Asia bersatu dan makmur   headline “Asia Raja Minta Diri”
                      serta meminimalisasi pemberitaan     saat mengakhiri masa terbitnya
                      tentang kejahatan perang Jepang.     karena pergantian pemerintahan.
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104