Page 213 - Menabung_Ebook
P. 213

2.  Pengambilan  kembali  dapat dilakukan sebanyak-banyaknya dua kali  dalam
                       sebulan. Pengambilan pertama hanya dapat dilakukan setelah setoran tersebut
                       mengendap di bank sekurang-kurangnya selama jangka waktu sebulan.
                   3.  Suku bunga tabanas besarnya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan
                       untuk tahun 1971 ditetapkan sebesar 18% setahun.
                   4.  Pembayaran  bunga  dilakukan  setiap  tahun  takwim  sekali.  Bunga  yang  tidak
                       diambil pada waktunya dicatat/ditambah bukukan pada saldo tabungan.

                   5.  Penabung  mendapat keuntungan dengan diberi  imbalan  tambahan  kepada
                       penabung, yaitu sebagai berikut.                                                           Menabung Membangun Bangsa

                       •  Hadiah  berupa uang dilakukan melalui  undian  yang diselenggarakan oleh
                           Bank Indonesia di hadapan Notaris.
                       •  Besarnya  dana  yang  disediakan  untuk  hadiah  tiap-tiap  undian  ditetapkan
                           1% dari saldo tabungan yang memenuhi syarat undian. Hadiah berupa uang
                           disediakan berbeda-beda untuk hadiah I sampai V, dan ada hadiah hiburan.
                           Undian dilakukan setiap bulan Januari dan Juli.

                       •  Penabung bebas dari pajak kekayaan atas pokok tabungan, pendapatan atas
                           bunga, serta bea meterai.
                       •  Bebas pengusutan asal usul uang tabungan untuk keperluan perpajakan.
                   6.  Tabungan dijamin oleh Bank Indonesia dapat digunakan sebagai jaminan kredit.







































                         Kampanye Gerakan Tabungan Nasional (GTN) di dearah Lampung periode alhier 1970 an.       203
                                        Sumber: Koleksi Bagian Arsip Bank Indonesia
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218