Page 248 - Menabung_Ebook
P. 248
Masa Depan
Budaya
Menabung
Menabung Setelah masa reformasi, kesadaran menabung di kalangan
Pascareformasi masyarakat terus digerakkan pemerintah daerah, seperti
di Jawa Timur. Pada tanggal 20 Mei 2003 Gubernur Jawa
Timur, Imam Utomo, mencanangkan Gerakan Sadar
Menabung di Gedung Grahadi, Surabaya, bertepatan
dengan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Dalam kesempatan yang juga dihadiri oleh mantan
Menteri Negara Kependudukan, Haryono Soeyono,
Gubernur menyatakan bahwa telah disediakan dana
sebesar Rp1 miliar untuk Gerakan Sadar Menabung di
Jawa Timur. Haryono Soeyono, selaku Ketua Himpunan
Pramuka Wreda (Hiprada), mengatakan, pihaknya bekerja
sama dengan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA)
untuk menyosialisasikan Gerakan Sadar Menabung di Jawa
Timur. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat berdampak
terhadap tercapainya target 200.000 penabung pada
2003 di Jawa Timur.
Sasaran gerakan tersebut adalah seluruh siswa di
jenjang pendidikan dasar dan menengah, terutama
ditujukan bagi siswa SLTP (sekolah lanjutan tingkat
pertama) dan SMU (sekolah menengah umum). Dana
sebesar 1 miliar rupiah itu merupakan dana pancingan
agar siswa dapat aktif dan kreatif ikut serta dalam program
menabung. Caranya, setiap anak yang mengajak serta
seorang rekannya untuk menjadi nasabah akan diberi

