Page 185 - Perdana Menteri RI Final
P. 185

ABDUL HALIM:  tinggi. “Kan saya selalu main koboi tidak       di Yogyakarta dalam bentuk negara Kesatuan

                                            3
               keruan, tidak tahu aturan.”  Halim aktif        Republik  Indonesia  yang  baru.  Sebagai  orang
 Perdana Menteri yang   dari semenjak zaman kolonial di dua bidang;   non-partai,  Halim  harus  mendapatkan restu

                                                               dari BP-KNIP yang didominasi oleh partai-
               yang pertama adalah bidang kesehatan dan
 Melahirkan Kembali Republik   yang kedua bidang keolahragaan. Keduanya   partai politik. Sebagai Perdana Menteri, Halim
                                                               diwajibkan  untuk  membawa  kepentingan
               berkaitan dengan raga dan semangat muda.
               Karirnya sebagai politikus dan pemimpin
                                                               ribuan PNS Republik Indonesia Yogyakarta,
 dengan Jiwa Pemuda  bagus bahkan bisa dianggap sebagai karir   tetapi juga untuk mempertahankan semangat,
               sampingan, yang diterimanya untuk membantu
                                                               tradisi dan warisan dari pemerintahan
               Indonesia dalam proses dekolonisasinya yang     Republik revolusioner Yogyakarta tersebut.
               sulit dan menyakitkan. Sebagai dokter medis     Hubungan Halim dengan Perdana Menteri

 “Bagi saya sendiri bentuk negara itu   pada tahun 1951. Halim merupakan orang yang   di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo   RIS, Mohammad Hatta, itu sangat krusial
 tidaklah prinsipiil. Buat saya yang   unik di antara pemimpin-pemimpin politik   (RSCM) di Jakarta serta dalam pembinaan   dalam pembahasan posisi RI dan peleburannya
 terpenting adalah buat apa kita mencapai   Indonesia. Ia menekankan bahwa posisinya   olah raga pasca karir politiknya, Halim tetap   dalam Republik Kesatuan yang baru. Tanpa
 sebagai politisi di BP KNIP ataupun sebagai   berpegang teguh pada jiwa independennya. Tak   jasanya dalam mengawasi proses in sampai pada
 kemerdekaan, buat apa membentuk
 Perdana Menteri merupakan sebuah ketidak-  dapat dipungkiri bahwa jiwa independennya   kesimpulannya, maka bukan tidak mungkin
 negara, jika tidak menaikkan kehidupan
 sengajaan belaka yang diakibatkan karena rasa   dibentuk karena hubungan khususnya dengan   bahwa proses tersebut gagal. Posisinya sebagai
 1
 rakyat. That is the most important thing”.
 hormatnya terhadap dua sosok republiken, yaitu   Sutan Sjahrir, orang yang mungkin memiliki   Perdana Menteri RI juga menempatkannya
 Abdul Halim  Sutan Sjahrir dan Sultan Hamengkubuwono   jiwa pemuda yang lebih kuat daripada Halim.   dalam posisi Primus Inter Pares dalam hubungan
 IX, yang telah ‘memaksanya’ untuk berperan   Sebagai sosok pemuda, ia berani, sembrono dan   dengan beragam pemerintahan negara bagian
 PENGANTAR  dalam politik nasional Indonesia. “Tetapi saya   seorang ‘koboi.’ Tapi pada saat yang bersamaan,   federal lainnya. Sifat netralnya yang kuat,
 sendiri tidak pernah  mengimpikan dan tidak   jiwa dan semangatnya ada pada perwujudan   serta posisi non-partainya sangat esensial
 Abdul Halim adalah sosok yang tidak lazim,   berkeinginan. Sebab dalam politik terus terang   kemerdekaan Indonesia, serta keikhlasannya   dalam membentuk  kepercayaan  beragam
 seorang Perdana Menteri yang mencapai   saja saya campur baur dengan (akibat) gaya   dalam menyumbangkan tenaga, dan bahkan   pemerintahan federal terhadap kepemimpinan
 posisinya secara tidak sengaja, dan sebagai   tarik Sjahrir. Kalau tidak saya kira saya tidak   jiwa sekalipun.   Republik Indonesia di Yogyakarta pada waktu
 akibatnya,  sudah dilupakan oleh  bangsa.   2
 ikut BP KNIP. Karena itu saya kebacut terus.”                 itu. Upaya paling signifikan dalam proses ini
 Dikenal sebagai seorang pejuang tunggal,   Sosok ini tidak bisa dilupakan jasanya;
 Hubungan  pribadinya dengan  orang-orang                      adalah beragam usaha propaganda dan strategi
 Halim bukan bagian dari klik-klik pribadi   terutama republik ini telah mendorongnya untuk   bekerja-sama dengan Presiden Assaat, Halim   lainnya untuk menuntun Indonesia kembali

 tertentu dan walaupun dekat dengan Sjahrir dan   memegang peranan sentral dalam pemerintahan
 mengambil peran sentral dalam banyak episode                  menjadi negara kesatuan.
 PSI, tidak pernah secara formal menjadi bagian   dan penyusunan program kabinet Republik
 revolusi dan proses dekolonisasi Republik,
 dari partai sosial-demokrat itu. Posisinya yang   Indonesia di Yogyakarta pada saat Republik   Tulisan ini mengeksplorasi tentang sosok
 termasuk proses penting pembentukan negara
 menyendiri ini menjadikannya sosok yang dapat   Indonesia Serikat didirikan. Program kerja   Halim sebagai Perdana Menteri Negara Bagian
 integral. Halim merupakan pahlawan tidak
 diterima semua pihak, tetapi pada saat yang   utama yang diusung oleh Kabinet RI-Yogya/  Republik Indonesia yang sangat jarang disorot
 disengaja.
 bersamaan, ia tidak berhasil membangun basis   Kabinet Halim adalah membentuk negara   dalam Historiografi Indonesia. Menempatkan
 dan jaringan kenalan untuk bertahan dalam   Di antara semua Perdana Menteri Indonesia,   kesatuan,  dengan  kata lain  mempersatukan   kembali sosok Halim pada peranan dia dalam
 pemerintahan Republik Indonesia, khususnya   ia merupakan sosok yang paling banyak   negara-negara bagian federal untuk kembali ke   sejarah perjuangan nasional Indonesia ini akan
 pasca-penurunan  dirinya  dari  posisi  Menteri   mengemban jiwa kepemudaan yang sembrono   dalam bentuk NKRI. Pokok permasalahannya   membantu kita memahami betapa rapuhnya
 Pertahanan dalam Kabinet Mohammad Natsir   tetapi didorong oleh semangat dan prinsip   adalah posisi Republik Indonesia yang berpusat   proses penciptaan Republik Indonesia kesatuan





 172  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  173
   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190