Page 190 - Perdana Menteri RI Final
P. 190

oleh para pemuda menteng 31 dan ia tidak turut   eksekutif tidak berubah dan tetap Kabinet                             Anggapan sekutu (Inggris dan Amerika           jawatan-jawatannya.  Keadaan  ini  membuat
                                                       23
                           serta dalam penandatanganan.  Motif adanya     Presidensiil, yang berubah adalah kedudukan                             Serikat) sebagai negara yang menganut paham    Halim sering berkunjung ke pedalaman Jawa.
                           mosi pembentukan parlemen merupakan strategi   KNP yang memiliki kekuasaan legislatif tidak                            demokrasi memberikan anggapan bahwa bentuk     Pindahnya pemerintahan ke Yogyakarta diikuti
                           untuk membuktikan bahwa Indonesia merupakan    lagi hanya sebagai pembantu presiden. kelahiran                         pemerintahan presidensiil disebut sebagai      oleh pindahnya BP-KNIP ke pedalaman Jawa.
                           negara yang demokratis dan bukan negara fasis   maklumat  X juga  menggeser  pekerjaan  KNP                            bentuk pemerintahan yang kurang demokratis.    Halim juga bertugas sebagai dokter di Rumah
                           sebagaimana yang sering dituduhkan pada        yang kemudian ditangani oleh badan pekerja.  27                         Halim menegaskan bahwa anggapan ini justru     Sakit Petronella, sekarang Bethesda, di ibukota
                           negara-negara bekas pendudukan Jepang. Hal                                                                             dapat membahayakan Sukarno karena dia akan     Republik itu. Halim, Wijono dan Susilowati
                                                                          Badan Pekerja-KNIP (BP-KNIP) beranggotakan
                           ini didorong oleh kubu Sjahrir yang punya cita-                                                                        dituduh sebagai ‘criminal war’ oleh pihak sekutu.   ditugaskan untuk mencari tempat baru bagi
                                                                          15 orang termasuk Halim. BP-KNIP pertama
                           cita mewujudkan Indonesia sebagai negara sosial                                                                        Hal ini tentu akan menghambat dukungan dari    BP KNIP hingga memutuskan pilihan pada
                                                                          berlangsung pada periode 17 Oktober 1945
                           demokrasi. Pembentukkan sistem parlementer                                                                             dunia Internasional—khususnya sekutu sebagai   Purworejo. Dibandingkan dengan tempat lain
                                                                          sampai dengan 3 Januari 1946. Pembentukan
                           membuka posisi Perdana Menteri sebagai                                                                                 pemenang perang sekaligus kelompok yang        seperti Yogyakarta dan Solo, pemerintah daerah
                                                                          BP-KNIP dimaksudkan untuk  melaksanakan
                           pemimpin pemerintahan. Usul perubahan ini                                                                              paling besar untuk menghapuskan sisa trauma    Purworejo yang paling siap untuk menyediakan
                           juga merupakan salah satu strategi menghadapi   tugas-tugas  harian  termasuk   pembuatan                              fasisme pasca perang dunia II, alih-alih hanya   tempat baru bagi BP KNIP untuk bekerja
                                                                                                                                                                                                                                           32
                           perubahan keadaan seiring dengan masuknya      peraturan dan perundangan yang harus dibuat                             mengandalkan kekuatan dalam negeri saja yang   yaitu bekas Hotel van Laar yang kosong.
                                                     24
                           tentara sekutu ke Indonesia.  Sidang tersebut   secara singkat. Maklumat tersebut terdapat                             tidak akan cukup.  29                          Setelah bertempat di Purworejo, anggota BP
                                                                          peraturan pembentukan partai-partai politik.
                           menghasilkan Maklumat No. 10 yang ditanda-                                                                                                                            KNIP kemudian membentuk komisi-komisi.
                                                                          Pengesahan Maklumat no. 10 mendapat                                     Belanda menutupi upaya dekolonisasi yang
                           tangani oleh Wakil Presiden Hatta pada tanggal                                                                                                                        Komisi tersebut antara lain, Komisi Luar
                           16 Oktober 1945.  Maklumat tersebut berisi     pertentangan dari golongan tua seperti Ahmad                            diawali  kedatangan  pasukan  sekutu  dan      Negeri, Komisi Pertahanan, dan Komisi Sospol.
                           keputusan posisi KNIP yang diserahi kekuasaan   Soebardjo, Panji Suroso yang mengkhawatirkan                           NICA dengan berkedok menjaga ketertiban        Halim merupakan salah satu anggota komisi
                           legislatif guna menetapkan Garis Besar Haluan   timbulnya perpecahan karena banyaknya partai.                          dan keamanan. Namun yang terjadi justru        Luar Negeri dan juga pernah dalam komisi
                           Negara  dan  pembentukan  Badan  Pekerja  yang   Padahal, pengesahan Maklumat no. 10 adalah                            sebaliknya, kedatangan pasukan tersebut hanya   pertahanan. 33
                                                                                                                                                                                           30
                           bertanggung jawab pada KNIP. Maklumat no.      fondasi awal yang mendasari pembentukan                                 menimbulkan kekacauan di Ibukota Jakarta.
                           10  merupakan  piagam  penyerahan kekuasaan    kabinet parlementer yang kemudian dibentuk                              Akibatnya, Pemindahan ibukota dari Jakarta ke   Selama periode ini, Abdul Halim tetap

                           kepada KNP dan menjadi dasar pendirian Badan   pada 14 November 1945 dengan Sjahrir sebagai                            Yogyakarta diputuskan melalui sidang kabinet   mempertahankan kedekatannya dengan Sjahrir.
                                                                                                                                                                                                 Ketika Sjahrir pergi ke Amerika Serikat untuk
                           Pekerja. Halim menjadi salah satu anggota badan   perdana menterinya. Halim menyebutkan bahwa                          yang juga dihadiri oleh Halim. Pemindahan
                                                                                                                                                                                                 memperjuangkan posisi Indonesia di PBB,
                           pekerja tersebut yang diketuai oleh Sjahrir. 25  penggagas konsepsi Maklumat no. 10 adalah                             tersebut bukan tanpa alasan, tetapi dilakukan
                                                                                                                                                                                                 opium dari Jawatan Candu dibawa untuk
                                                                          Sjahrir. Konsepsi tersebut dibicarakan Sjahrir                          demi keamanan presiden dan wakil presiden.
                           Pembentukan parlemen pertama Indonesia,                                                                                                                               membiayai perjalanan diplomatik Sjahrir. Pada
                                                                          dihadapan Halim, Suwandi sebagai sekretaris,                            Sebagaimana yang dijelaskan oleh Halim,
                           oleh karenanya, tidak melalui pemilu akan                                                                                                                             saat ini, Amir Sjarifuddin baru saja naik menjadi
                                                                          dan Sitompul sebagai stenograf. Gagasan yang                            Sjahrir mengatakan bahwa, “jika negara sampai
                           tetapi melalui maklumat no. 10. Hal tersebut                                                                                                                          Perdana Menteri menggantikan Sjahrir. Sjahrir
                                                                          telah menjadi maklumat tersebut diajukan pada                           kehilangan presiden maka rakyat akan susah,
                           dikarenakan kondisi perang pasca kemerdekaan                                      28                                                                                  mengajak Abdul Halim untuk pergi bersamanya
                                                                          Wakil Presiden Hatta untuk disahkan.                                    berbeda jika kehilangan perdana menteri yang
                           tidak  memungkinkan     untuk   pelaksanaan                                                                                                                           untuk mengelabuhi otoritas dengan mengklaim
                                                                                                                                                  lebih mudah dicarikan penggantinya”. Presiden
                                 26
                           pemilu.  Baru pada tahun 1955, pemilihan       Pertimbangan lain atas pengesahan Maklumat                                                                             bahwa candu yang dibawa itu adalah untuk
                                                                                                                                                  berangkat beserta rombongan pada 3 Januari
                           pertama nasional berhasil diselenggarakan      no. 10, BP-KNIP, pendirian partai dan                                                                                  alasan medis. Candu tersebut diberikan kepada
                                                                                                                                                  1946 dari Jakarta pada senja hari menuju
                                                                                                                                                                                                                         34
                           dengan pemerintahan berdasar pemilihan umum    berujung pada perubahan bentuk pemerintahan                                       31                                   seorang kontak Republik.  Peran-serta Abdul
                                                                                                                                                  Yogyakarta.
                           pertama dan terakhir sebelum periode Reformasi,   dari Presidensil ke Parlementer adalah untuk                                                                        Halim dalam perjuangan diplomasi Indonesia
                           dibawah Kabinet Ali Sastroamidjojo II. Dengan   memberikan bukti pada dunia Internasional                              Pemindahan  ibukota  Republik  Indonesia  ke   tampak dalam episode ini walaupun hanya secara
                           adanya maklumat no. 10, maka kekuasaan         bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis.                          Yogyakarta secara otomatis juga diikuti oleh   tidak langsung.





                           178   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  179
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195