Page 195 - Perdana Menteri RI Final
P. 195

diplomasi, strategi gerilya yang dilakukan   yang  dikuasai  tentara  NICA  menjadi  daerah   Suwandi namun perwakilan tersebut tidak   untuk  menunjuk  formateur  kabinet  dan
 angkatan bersenjata menunjukkan adanya   yang tetap berpenghuni. Halim mencoba untuk   mengubah pendirian Belanda yang sejak semula   perdana menteri untuk Negara Bagian RI-

 eksistensi dan kekuatan Indonesia sebagai   menjaga aktivitas keseharian masyarakat dengan   menghendaki pengiriman ‘gendarmarie’ atas   Yogyakarta. Pejabat Presiden RI dipegang
 negara (baru) yang memiliki daya. Ruslan Abdul   menggunakan otoritasnya sebagai komisaris   nama keamanan seluruh wilayah Indonesia.   oleh Mr.Assaat yang disumpah pada 27
                                                                              47
 Gani, kedua strategi perjuangan tersebut saling   dengan memberlakukan ORI sebagai alat   Pada dasarnya, pengiriman gendarmarie justru   Desember  1949 , mantan ketua BP-KNIP,
 melengkapi, apabila perang gerilya adalah tulang   pembayaran ketika Belanda memberlakukan   semakin menegaskan bahwa Belanda tidak   tidak  dipermasalahkan.  Semula  Halim
 punggungnya diplomasi, maka diplomasi adalah   uang merah atau uang NICA. Tidak hanya   mengakui RI sebagai negara berdaulat. Hingga   menolak tawaran tersebut, namun Lukman
 41
 tamengnya perang gerilya.    itu, Halim berusaha untuk menjaga nilai ORI   pada 18 Desember Belanda tidak lagi memegang   Hakim dan Mangunsarkoro memberikan
 dengan mendatangkan beras dari Cikampek yang   perjanjian Renville dengan melakukan Agresi   penjelasan bahwa penunjukkannya sebagai
 Sebagai golongan non-partai, Halim mempunyai
 dapat  ditukarkan  dengan  ORI  yang  dimiliki   Militer II.  45  formateur dan perdana menteri belum tentu
 strategi khusus untuk menghadapi anggota BP-
 masyarakat. Satu hal, Harga beras akan lebih                  dapat diterima oleh Dewan Partai. Setelahnya,
 KNIP yang berasal dari golongan partai. Halim   44  Aksi Polisionil Belanda II berujung pada   Halim didatangi kembali oleh Natsir dan
 mahal jika dibayar menggunakan uang NICA.
 akan mengkonsultasikan sebuah ide atau usul   penangkapan dan pengasingan Sukarno, Hatta,   Prawoto Mangkusasmito (ketua BP-KNIP
 kepada tokoh partai seperti Mangunsarkoro   Pasca perjanjian Renville, Belanda menawarkan   dan Sjahrir di Bangka. Untuk menjamin tetap   pengganti Mr. Assaat) untuk mendesak
                                                                                                         48
 dan Lukman Hakim. Selanjutnya, usul atau   nota kesepahaman dari Komisi Jenderal   berlangsungnya pemerintahan maka dibentuklah   Halim agar menerima tawaran tersebut.
 inisiatif yang nantinya akan diajukan dalam   (Belanda) yang menawarkan ‘joint gendarmerie’-  Pemerintahan Darurat Republik Indonesia   Ketika Halim masuk dalam KNIP dalam

 rapat atau sidang dan usul yang disampaikan   pembentukan pasukan gabungan Indonesia-  (PDRI) di Sumatera Barat yang dipimpin oleh   salah satu Komite Kerja, ia mewakili Partai
 tersebut menjadi usul dari partai. Jika tidak   Belanda pada Indonesia dan pembentukan   Syafruddin Prawiranegara. Pada akhir Januari   Sosialis Indonesia, tetapi ketika ia menjabat
 disetujui, bukan lagi Halim secara personal yang   Indonesia Serikat. Pada 4 Mei 1947, Halim   1949, Amerika Serikat menuntut Belanda   sebagai Perdana Menteri, posisinya adalah
                                                                                  49
 42
 mendapatkan respon ketidak-sepakatan.     bersama Mr. Ali Budiardjo, dan Mr Suwandhi   agar segera melakukan penyerahan kedaulatan   orang tanpa-partai.  Bentuk penyendirian
 diangkat sebagai delegasi ke istana Rijswik   Indonesia sebelum tanggal 1 Juli 1950.   Halim ini merupakan karakternya yang kuat
 Pada 7 Juni 1947, Halim menjadi komisaris   oleh Sukarno untuk bertemu dengan komisi
               Apabila tidak dilakukan, maka Amerika akan      yang mewarnai perjalanan hidupnya.
 pemerintah Republik Indonesia untuk wilayah   jenderal (Belanda). Nota tersebut dijawab pada 8
               mengehentikan bantuan pemulihan pasca perang
 Jakarta yang bertanggung jawab langsung pada   Juni oleh pihak RI yang menolak ‘gendarmerie’   pada Belanda. Kemudian pada 27 Desember 1949   MENJADI PERDANA MENTERI:
 menteri. Sebagai komisaris, Halim bertugas   dan menyetujui kemungkinan pembentukan   Belanda secara resmi menyerahkan kedaulatan   MENEGUHKAN KABINET RI
 untuk mengkoordinir departemen yang ada   Negara Indonesia Serikat. Pada 19 Juni, Sjahrir   pada Indonesia. Selanjutnya, Indonsia berdiri
 di Jakarta, seperti Departemen Kemakmuran,   menyampaikan sebuah pidato telah mengakui
               sebagai negara Federal. 46                      Kecaman Sultan dan rakyat Yogyakarta atas
 Luar Negeri, Perhubungan, Penerangan, dan   kedaulatan belanda atas Indonesia pada masa   agresi militer kedua menjadikan strategi
 43
 sebagian dalam Negeri.  Posisi Sekutu dan   peralihan melalui radio. Pidato Sjahrir yang   Setelah  penyerahan  kedaulatan  pada  dekolonisasi Belanda lumpuh. Tidak berhenti
 Belanda di Jakarta cukup kuat, karena itu Halim   bermaksud untuk memberikan konsesi pada   Desember 1949, Halim berencana untuk   disitu,  ancaman  penghentian  bantuan
 berusaha untuk mengimbangi strategi yang   Belanda disamping adanya jawaban Nota dari   menjalani kembali profesinya sebagai dokter   Marshal dari Amerika Serikat juga menjadi

 dilakukan oleh Belanda. Halim menentang   utusan yang menemui komisi Jendral justru   THT di RSUP Jakarta. Namun, Halim   salah  satu pertimbangan  yang penting bagi
 kebijakan bumi hangus ketika tentara Sekutu   mendapatkan reaksi negatif dari kelompok   tidak menyangka bahwa ia didatangi oleh   Belanda untuk mengakhiri agresinya. Hingga
 dan Belanda menduduki suatu wilayah karena   kiri yang menolak pidato tersebut. Namun,   Natsir (Masyumi) dan Mangunsarkoro (PNI)   kemudian penyerahan kedaulatan terhadap
 hal tersebut akan memudahkan pihak musuh   pidato  tersebut  membuat  kabinetnya tidak  lagi   dan ditawarkan untuk menjadi formateur   Indonesia berlangsung melalui Konferensi
 untuk menguasai wilayah yang kosong. Halim   mendapatkan  dukungan  dan  digantikan  oleh   kabinet. Dipilihnya Halim sebagai salah   Meja Bundar (KMB) pada 27 Desember
                                                                    50
 mempunyai strategi untuk mengendalikan   kabinet Amir Syarifudin. Halim mengatakan   satu formateur menunjukkan sinyal adanya   1949.   Pembentukan  Republik  Indoensia
 mantan ibukota negara, sebagian besar wilayah   bahwa pimpinan delegasi saat itu adalah Mr.   ketidaksepakatan antara PNI dan Masyumi   Serikat (RIS) adalah hasil dari Konferensi





 182  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  183
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200