Page 191 - Perdana Menteri RI Final
P. 191

oleh para pemuda menteng 31 dan ia tidak turut   eksekutif tidak berubah dan tetap Kabinet   Anggapan sekutu (Inggris dan Amerika   jawatan-jawatannya.  Keadaan  ini  membuat
 23
 serta dalam penandatanganan.  Motif adanya   Presidensiil, yang berubah adalah kedudukan   Serikat) sebagai negara yang menganut paham   Halim sering berkunjung ke pedalaman Jawa.
 mosi pembentukan parlemen merupakan strategi   KNP yang memiliki kekuasaan legislatif tidak   demokrasi memberikan anggapan bahwa bentuk   Pindahnya pemerintahan ke Yogyakarta diikuti
 untuk membuktikan bahwa Indonesia merupakan   lagi hanya sebagai pembantu presiden. kelahiran   pemerintahan presidensiil disebut sebagai   oleh pindahnya BP-KNIP ke pedalaman Jawa.
 negara yang demokratis dan bukan negara fasis   maklumat  X juga  menggeser  pekerjaan  KNP   bentuk pemerintahan yang kurang demokratis.   Halim juga bertugas sebagai dokter di Rumah
 sebagaimana yang sering dituduhkan pada   yang kemudian ditangani oleh badan pekerja.  27  Halim menegaskan bahwa anggapan ini justru   Sakit Petronella, sekarang Bethesda, di ibukota
 negara-negara bekas pendudukan Jepang. Hal   dapat membahayakan Sukarno karena dia akan   Republik itu. Halim, Wijono dan Susilowati
 Badan Pekerja-KNIP (BP-KNIP) beranggotakan
 ini didorong oleh kubu Sjahrir yang punya cita-  dituduh sebagai ‘criminal war’ oleh pihak sekutu.   ditugaskan untuk mencari tempat baru bagi
 15 orang termasuk Halim. BP-KNIP pertama
 cita mewujudkan Indonesia sebagai negara sosial   Hal ini tentu akan menghambat dukungan dari   BP KNIP hingga memutuskan pilihan pada
 berlangsung pada periode 17 Oktober 1945
 demokrasi. Pembentukkan sistem parlementer   dunia Internasional—khususnya sekutu sebagai   Purworejo. Dibandingkan dengan tempat lain
 sampai dengan 3 Januari 1946. Pembentukan
 membuka posisi Perdana Menteri sebagai   pemenang perang sekaligus kelompok yang   seperti Yogyakarta dan Solo, pemerintah daerah
 BP-KNIP dimaksudkan untuk  melaksanakan
 pemimpin pemerintahan. Usul perubahan ini   paling besar untuk menghapuskan sisa trauma   Purworejo yang paling siap untuk menyediakan
 juga merupakan salah satu strategi menghadapi   tugas-tugas  harian  termasuk  pembuatan  fasisme pasca perang dunia II, alih-alih hanya   tempat baru bagi BP KNIP untuk bekerja
                                                                                                         32
 perubahan keadaan seiring dengan masuknya   peraturan dan perundangan yang harus dibuat   mengandalkan kekuatan dalam negeri saja yang   yaitu bekas Hotel van Laar yang kosong.
 24
 tentara sekutu ke Indonesia.  Sidang tersebut   secara singkat. Maklumat tersebut terdapat   tidak akan cukup.  29  Setelah bertempat di Purworejo, anggota BP
 peraturan pembentukan partai-partai politik.
 menghasilkan Maklumat No. 10 yang ditanda-                    KNIP kemudian membentuk komisi-komisi.
 Pengesahan Maklumat no. 10 mendapat   Belanda menutupi upaya dekolonisasi yang
 tangani oleh Wakil Presiden Hatta pada tanggal                Komisi tersebut antara lain, Komisi Luar
 16 Oktober 1945.  Maklumat tersebut berisi   pertentangan dari golongan tua seperti Ahmad   diawali  kedatangan  pasukan  sekutu  dan   Negeri, Komisi Pertahanan, dan Komisi Sospol.
 keputusan posisi KNIP yang diserahi kekuasaan   Soebardjo, Panji Suroso yang mengkhawatirkan   NICA dengan berkedok menjaga ketertiban   Halim merupakan salah satu anggota komisi
 legislatif guna menetapkan Garis Besar Haluan   timbulnya perpecahan karena banyaknya partai.   dan keamanan. Namun yang terjadi justru   Luar Negeri dan juga pernah dalam komisi
 Negara  dan  pembentukan  Badan  Pekerja  yang   Padahal, pengesahan Maklumat no. 10 adalah   sebaliknya, kedatangan pasukan tersebut hanya   pertahanan. 33
                                                         30
 bertanggung jawab pada KNIP. Maklumat no.   fondasi awal yang mendasari pembentukan   menimbulkan kekacauan di Ibukota Jakarta.
 10  merupakan  piagam  penyerahan kekuasaan   kabinet parlementer yang kemudian dibentuk   Akibatnya, Pemindahan ibukota dari Jakarta ke   Selama periode ini, Abdul Halim tetap

 kepada KNP dan menjadi dasar pendirian Badan   pada 14 November 1945 dengan Sjahrir sebagai   Yogyakarta diputuskan melalui sidang kabinet   mempertahankan kedekatannya dengan Sjahrir.
                                                               Ketika Sjahrir pergi ke Amerika Serikat untuk
 Pekerja. Halim menjadi salah satu anggota badan   perdana menterinya. Halim menyebutkan bahwa   yang juga dihadiri oleh Halim. Pemindahan
                                                               memperjuangkan posisi Indonesia di PBB,
 pekerja tersebut yang diketuai oleh Sjahrir. 25  penggagas konsepsi Maklumat no. 10 adalah   tersebut bukan tanpa alasan, tetapi dilakukan
                                                               opium dari Jawatan Candu dibawa untuk
 Sjahrir. Konsepsi tersebut dibicarakan Sjahrir   demi keamanan presiden dan wakil presiden.
 Pembentukan parlemen pertama Indonesia,                       membiayai perjalanan diplomatik Sjahrir. Pada
 dihadapan Halim, Suwandi sebagai sekretaris,   Sebagaimana yang dijelaskan oleh Halim,
 oleh karenanya, tidak melalui pemilu akan                     saat ini, Amir Sjarifuddin baru saja naik menjadi
 dan Sitompul sebagai stenograf. Gagasan yang   Sjahrir mengatakan bahwa, “jika negara sampai
 tetapi melalui maklumat no. 10. Hal tersebut                  Perdana Menteri menggantikan Sjahrir. Sjahrir
 telah menjadi maklumat tersebut diajukan pada   kehilangan presiden maka rakyat akan susah,
 dikarenakan kondisi perang pasca kemerdekaan   28             mengajak Abdul Halim untuk pergi bersamanya
 Wakil Presiden Hatta untuk disahkan.  berbeda jika kehilangan perdana menteri yang
 tidak  memungkinkan  untuk  pelaksanaan                       untuk mengelabuhi otoritas dengan mengklaim
               lebih mudah dicarikan penggantinya”. Presiden
 26
 pemilu.  Baru pada tahun 1955, pemilihan   Pertimbangan lain atas pengesahan Maklumat   bahwa candu yang dibawa itu adalah untuk
               berangkat beserta rombongan pada 3 Januari
 pertama nasional berhasil diselenggarakan   no. 10, BP-KNIP, pendirian partai dan   alasan medis. Candu tersebut diberikan kepada
               1946 dari Jakarta pada senja hari menuju
                                                                                       34
 dengan pemerintahan berdasar pemilihan umum   berujung pada perubahan bentuk pemerintahan   31  seorang kontak Republik.  Peran-serta Abdul
               Yogyakarta.
 pertama dan terakhir sebelum periode Reformasi,   dari Presidensil ke Parlementer adalah untuk   Halim dalam perjuangan diplomasi Indonesia
 dibawah Kabinet Ali Sastroamidjojo II. Dengan   memberikan bukti pada dunia Internasional   Pemindahan  ibukota  Republik  Indonesia  ke   tampak dalam episode ini walaupun hanya secara
 adanya maklumat no. 10, maka kekuasaan   bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis.   Yogyakarta secara otomatis juga diikuti oleh   tidak langsung.





 178  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  179
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196