Page 189 - Perdana Menteri RI Final
P. 189

politik mahasiswa, khususnya pada mahasiswa   yang  dibangun  antar  sesama  dokter  dan   yang disampaikan oleh Halim adalah informasi   tokoh-tokoh politik. Kesibukan perpolitikan
 Ika  Daigaku  (Sekolah  Kedokteran).  Dalam   perkenalannya dengan Sjahrir dan tokoh politik   yang akurat. Contohnya adalah informasi yang   dalam KNIP yang diwarnai dengan pertemuan

 pertemuannya dengan Sjahrir, mereka banyak   lainnya merupakan salah satu penanda bahwa   disampaikannya kepada Sukarno bahwa pada   dan rapat-rapat dapat terjadi secara lebih
 membicarakan tentang politik. Pertemuan   Halim mempunyai banyak sumber informasi   14 Agustus 1945 Jepang akan menyerah kepada   leluasa  setelah  kemerdekaan.  Pertemuan
 Halim di jalan tambak tidak hanya dengan   yang memungkinkannya untuk mempelajari   sekutu, sebuah berita yang didapatkannya dari   antara Halim dengan anggota politik seperti
 Sjahrir, tetapi juga Prof. Sutomo Tjokronegoro   banyak hal, khusunya politik. Halim juga   radio  Allied Forces.  Sukarno  menilai  bahwa   Wilopo, Abdul Muis, dan lainnnya banyak
 dan Charles Tambu, seorang wartawan dan   menjalin hubungan pertemanan yang dekat   informasi tersebut  tidak  valid  dan  masih akan   membicarakan tentang situasi politik, termasuk
 kenalan Mohammad Hatta. Meskipun tidak   dengan Hatta. Selain obrolan ringan mengenai   tetap menunggu pengumuman resmi dari Jepang.   ide pembentukan Komite Nasional yang bersifat
 lagi menempati posisi pimpinan dalam RSUP,   aktivitas keseharian, diskusi yang dilakukan   Halim bersama Sjahrir dan pemuda lainnya   daerah atau KNID.
                                                                                 21
 Halim tetap menyampaikan isu dan informasi   dengan Hatta berkaitan dengan perkembangan   menghendaki apabila proklamasi dilakukan
                                                               Pada awal kemerdekaan, posisi dari Komite
 politik pada dokter-dokter muda dan mahasiswa   isu-isu politik. 17  sebelum  Jepang  secara  formal  memberikan
 14
 kedokteran.  Keterlibatan mahasiswa kedokteran   pernyataan kekalahan. Halim bermaksud   Nasional pada saat itu adalah sebagai badan
 dalam pergerakan politik bukan merupakan   Halim mempunyai strategi khusus untuk   memberikan informasi tersebut agar kemudian   Pembantu Eksekutif. Halim merupakan salah
 hal yang baru. Dalam periode awal pergerakan   bertukar informasi politik dengan Hatta. Jika   dapat diambil tindakan politik selanjutnya.   satu penggagas yang menghendaki adanya
 awal abad XX telah banyak tercatat keterlibatan   tidak datang secara langsung, maka Halim akan   Halim mempunyai pemikiran bahwa proklamasi   perubahan  bentuk  pemerintahan.  Halim
 mengirim kurir untuk menyampaikan informasi                   membuat referendum pada 7 Oktober 1945
 mahasiswa kedokteran dari STOVIA yang aktif   kemerdekaan dilakukan sesegera mungkin
 15
 dalam kegiatan politik.    secara  lisan  tanpa menggunakan  kertas atau   tanpa harus menunggu instruksi termasuk   untuk mendesak Presiden membentuk Majelis
 perantara. Baginya, penggunaan kertas atau   pengumuman formal dari Panitia Persiapan   Permusyawaratan  Rakyat  dengan  anggota-
 Halim  bersama  dokter-dokter  lainnya  perantara untuk memberikan informasi melalui   Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang disebut   anggota KNIP sebagai anggotanya. Pergantian

 seperti dr. Sutomo Tjokronegoro, dr. suyitno   kurir sangat berbahaya karena polisi Jepang akan   sebagai delegasi Jepang. Halim mengatakan   sistem pemerintahan dari presidensiil ke

 Mangunkusumo, dan dr. Cipto Mangunkusumo
 mempunyai bukti apabila tertangkap. Seperti   bahwa ia tidak terlalu berperan dalam proklamasi   parlementer dilakukan untuk mendemokratisir
 merupakan kelompok cendekiawan Jakarta yang
 kejadian  yang  menimpa  Prof.  Sutomo  yang   17 Agustus 1945. Ia hanya menghadiri proklamasi   bentuk  pemerintahan. Halim menambahkan
 dikatakan dekat dengan Sjahrir. Kedekatannya
 kemudian ditangkap Jepang karena ditemukan   secara singkat sebelum kembali terjun kedalam   dengan mengutip pidato presiden soekarno
 dan interaksi halim dengan Sjahrir mengisi   kertas-kertas yang digunakannya untuk bertukar   aktivitasnya di RSUP. 20  yang menyebutkan bahwa sebelum adanya
 informasi terkait kondisi politik pada saat itu   informasi dengan Hatta.    Majelis perwakilan rakyat, maka kekuasaan
 18
 16
 baik kondisi dalam maupun luar negeri.  Halim   Setelah proklamasi kemerdekaan, Indonesia mulai   adalah ditangan presiden. dengan demikian-
 dan dokter-dokter lainnya dianggap sebagai   Kedekatannya dengan beberapa tokoh politik   membentuk badan negara yang turut membantu
                                                               lanjut halim- , keadaan tersebut bertentangan
 cendekiawan Jakarta oleh para pemuda, serta   ini membuat banyak kalangan mengira   penyelenggaraan negara. Pada 29 Agustus 1950
                                                               dengan pasal 1 dan 2 UUD yang menyatakan
 sebagai dokter yang melibatkan diri pada politik.  bahwa Halim ada dikelompok Sjahrir. Halim   dibentuklah Komite Nasional Indonesia Pusat
                                                               bahwa kedaulatan adalah ditangan rakyat
 menegaskan bahwa ia saat itu tidak berada dalam   (KNIP) sebagai badan yang membantu dalam
                                                               yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis
 BERADA DIANTARA DUA GERAKAN:   kelompok manapun. Ia menganggap dirinya   pelaksaan pemerintahan. Kedatangan Halim   Permusyawaratan Rakyat. 22
 MENJELANG DAN SETELAH   sebagai perantara gerakan bawah tanah yang   dalam rapat perdana pembentukan (KNIP)
 PROKLAMASI KEMERDEKAAN  tidak bekerja-sama dengan Jepang, dan kelompok   menjadi  titik  awal  keterlibatannya secara   KNIP menyelenggarakan rapat pleno pada
 yang bergerak di atas tanah seperti Sukarno dan   langsung sebagai anggota dalam komite tersebut.   16 Oktober 1945. Anggota-anggota KNIP
 19
 Keterlibatan Halim dalam politik sebenarnya   Mohammad Hatta.  Walau begitu, tidak dapat   Ketua KNIP pertama pada saat itu adalah   mengajukan mosi yang menuntut pembentukan
 merupakan buah dari pengetahuan politik yang   dipungkiri bahwa Halim ini merasa kagum   Kasman Singodimedjo. Keterlibatannya sebagai   legislasi. Di rapat itu, Kasman lengser dari
 diperolehnya dari kegiatan diskusi dan aktif   dengan Sjahrir dan menganggapnya sebagai   anggota KNIP membawa Halim pada kesibukan   jabatannya sebagai ketua KNIP. Halim
 mendengarkan radio. Jaringan pertemanan   seorang teman baik. Tidak semua informasi   untuk melakukan rapat dan pertemuan dengan   mengatakan bahwa mosi tersebut digerakkan





 176  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  177
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194