Page 188 - Perdana Menteri RI Final
P. 188

politik mahasiswa, khususnya pada mahasiswa    yang  dibangun  antar  sesama  dokter  dan                              yang disampaikan oleh Halim adalah informasi   tokoh-tokoh politik. Kesibukan perpolitikan
                           Ika  Daigaku  (Sekolah  Kedokteran).  Dalam    perkenalannya dengan Sjahrir dan tokoh politik                          yang akurat. Contohnya adalah informasi yang   dalam KNIP yang diwarnai dengan pertemuan

                           pertemuannya dengan Sjahrir, mereka banyak     lainnya merupakan salah satu penanda bahwa                              disampaikannya kepada Sukarno bahwa pada       dan rapat-rapat dapat terjadi secara lebih
                           membicarakan tentang politik. Pertemuan        Halim mempunyai banyak sumber informasi                                 14 Agustus 1945 Jepang akan menyerah kepada    leluasa  setelah  kemerdekaan.    Pertemuan
                           Halim di jalan tambak tidak hanya dengan       yang memungkinkannya untuk mempelajari                                  sekutu, sebuah berita yang didapatkannya dari   antara Halim dengan anggota politik seperti
                           Sjahrir, tetapi juga Prof. Sutomo Tjokronegoro   banyak hal, khusunya politik. Halim juga                              radio  Allied Forces.  Sukarno  menilai  bahwa   Wilopo, Abdul Muis, dan lainnnya banyak
                           dan Charles Tambu, seorang wartawan dan        menjalin hubungan pertemanan yang dekat                                 informasi tersebut  tidak  valid  dan  masih akan   membicarakan tentang situasi politik, termasuk
                           kenalan Mohammad Hatta. Meskipun tidak         dengan Hatta. Selain obrolan ringan mengenai                            tetap menunggu pengumuman resmi dari Jepang.   ide pembentukan Komite Nasional yang bersifat
                           lagi menempati posisi pimpinan dalam RSUP,     aktivitas keseharian, diskusi yang dilakukan                            Halim bersama Sjahrir dan pemuda lainnya       daerah atau KNID.
                                                                                                                                                                                                                   21
                           Halim tetap menyampaikan isu dan informasi     dengan Hatta berkaitan dengan perkembangan                              menghendaki apabila proklamasi dilakukan
                                                                                                                                                                                                 Pada awal kemerdekaan, posisi dari Komite
                           politik pada dokter-dokter muda dan mahasiswa   isu-isu politik. 17                                                    sebelum  Jepang  secara  formal  memberikan
                                     14
                           kedokteran.  Keterlibatan mahasiswa kedokteran                                                                         pernyataan kekalahan. Halim bermaksud          Nasional pada saat itu adalah sebagai badan
                           dalam pergerakan politik bukan merupakan       Halim mempunyai strategi khusus untuk                                   memberikan informasi tersebut agar kemudian    Pembantu Eksekutif. Halim merupakan salah
                           hal yang baru. Dalam periode awal pergerakan   bertukar informasi politik dengan Hatta. Jika                           dapat diambil tindakan politik selanjutnya.    satu penggagas yang menghendaki adanya
                           awal abad XX telah banyak tercatat keterlibatan   tidak datang secara langsung, maka Halim akan                        Halim mempunyai pemikiran bahwa proklamasi     perubahan    bentuk   pemerintahan.  Halim
                                                                          mengirim kurir untuk menyampaikan informasi                                                                            membuat referendum pada 7 Oktober 1945
                           mahasiswa kedokteran dari STOVIA yang aktif                                                                            kemerdekaan dilakukan sesegera mungkin
                                               15
                           dalam kegiatan politik.                        secara  lisan  tanpa menggunakan  kertas atau                           tanpa harus menunggu instruksi termasuk        untuk mendesak Presiden membentuk Majelis
                                                                          perantara. Baginya, penggunaan kertas atau                              pengumuman formal dari Panitia Persiapan       Permusyawaratan  Rakyat  dengan  anggota-
                           Halim    bersama    dokter-dokter   lainnya    perantara untuk memberikan informasi melalui                            Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang disebut      anggota KNIP sebagai anggotanya. Pergantian

                           seperti dr. Sutomo Tjokronegoro, dr. suyitno   kurir sangat berbahaya karena polisi Jepang akan                        sebagai delegasi Jepang. Halim mengatakan      sistem pemerintahan dari presidensiil ke

                           Mangunkusumo, dan dr. Cipto Mangunkusumo
                                                                          mempunyai bukti apabila tertangkap. Seperti                             bahwa ia tidak terlalu berperan dalam proklamasi   parlementer dilakukan untuk mendemokratisir
                           merupakan kelompok cendekiawan Jakarta yang
                                                                          kejadian  yang  menimpa  Prof.  Sutomo  yang                            17 Agustus 1945. Ia hanya menghadiri proklamasi   bentuk  pemerintahan. Halim menambahkan
                           dikatakan dekat dengan Sjahrir. Kedekatannya
                                                                          kemudian ditangkap Jepang karena ditemukan                              secara singkat sebelum kembali terjun kedalam   dengan mengutip pidato presiden soekarno
                           dan interaksi halim dengan Sjahrir mengisi     kertas-kertas yang digunakannya untuk bertukar                          aktivitasnya di RSUP. 20                       yang menyebutkan bahwa sebelum adanya
                           informasi terkait kondisi politik pada saat itu   informasi dengan Hatta.                                                                                             Majelis perwakilan rakyat, maka kekuasaan
                                                                                                18
                                                              16
                           baik kondisi dalam maupun luar negeri.  Halim                                                                          Setelah proklamasi kemerdekaan, Indonesia mulai   adalah ditangan presiden. dengan demikian-
                           dan dokter-dokter lainnya dianggap sebagai     Kedekatannya dengan beberapa tokoh politik                              membentuk badan negara yang turut membantu
                                                                                                                                                                                                 lanjut halim- , keadaan tersebut bertentangan
                           cendekiawan Jakarta oleh para pemuda, serta    ini membuat banyak kalangan mengira                                     penyelenggaraan negara. Pada 29 Agustus 1950
                                                                                                                                                                                                 dengan pasal 1 dan 2 UUD yang menyatakan
                           sebagai dokter yang melibatkan diri pada politik.  bahwa Halim ada dikelompok Sjahrir. Halim                           dibentuklah Komite Nasional Indonesia Pusat
                                                                                                                                                                                                 bahwa kedaulatan adalah ditangan rakyat
                                                                          menegaskan bahwa ia saat itu tidak berada dalam                         (KNIP) sebagai badan yang membantu dalam
                                                                                                                                                                                                 yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis
                           BERADA DIANTARA DUA GERAKAN:                   kelompok manapun. Ia menganggap dirinya                                 pelaksaan pemerintahan. Kedatangan Halim       Permusyawaratan Rakyat. 22
                           MENJELANG DAN SETELAH                          sebagai perantara gerakan bawah tanah yang                              dalam rapat perdana pembentukan (KNIP)
                           PROKLAMASI KEMERDEKAAN                         tidak bekerja-sama dengan Jepang, dan kelompok                          menjadi  titik  awal  keterlibatannya secara   KNIP menyelenggarakan rapat pleno pada
                                                                          yang bergerak di atas tanah seperti Sukarno dan                         langsung sebagai anggota dalam komite tersebut.   16 Oktober 1945. Anggota-anggota KNIP
                                                                                            19
                           Keterlibatan Halim dalam politik sebenarnya    Mohammad Hatta.  Walau begitu, tidak dapat                              Ketua KNIP pertama pada saat itu adalah        mengajukan mosi yang menuntut pembentukan
                           merupakan buah dari pengetahuan politik yang   dipungkiri bahwa Halim ini merasa kagum                                 Kasman Singodimedjo. Keterlibatannya sebagai   legislasi. Di rapat itu, Kasman lengser dari
                           diperolehnya dari kegiatan diskusi dan aktif   dengan Sjahrir dan menganggapnya sebagai                                anggota KNIP membawa Halim pada kesibukan      jabatannya sebagai ketua KNIP. Halim
                           mendengarkan radio. Jaringan pertemanan        seorang teman baik. Tidak semua informasi                               untuk melakukan rapat dan pertemuan dengan     mengatakan bahwa mosi tersebut digerakkan





                           176   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  177
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193